Peringati Hari Jadi ke-276, PDHI Berharap Peternakan di Pacitan Terus Berkembang

oleh -1069 views
Logo Hari Jadi Pacitan ke-276

Pacitanku.com, PACITAN – Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kabupaten Pacitan berharap sektor peternakan di Pacitan terus berkembang bersamaan dengan momentum peringatan Hari Jadi Pacitan (Hajatan) ke-276.

“Pertanian dan peternakan ysng menjadi tulang punggung pangan semoga sehat dan berkecukupan di Pacitan,”kata Ketua PDHI Pacitan Mahendra Setyo Hantoro, Jumat (19/2/2021) di Pacitan.

Ia juga mengatakan jika kedepan perlu adanya perluasan prioritas di bidang peternakan rakyat guna mencapai kesejahteraan bersama.

“Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Wilayah Kabupaten Pacitan mengucapkan Sugeng ambal Warsa kabupaten Pacitan kaping 276. kabupaten Pacitan sebagai Kota 1001 goa dan pesona pantai yang sangat elok nan indah,semoga terus berkembang dan maju,”kata Mahendra.

Pada peringatan Hajatan ke-276 tahun ini, Pacitan sendiri mengusung tema Tangguh Ing Laku sarana Iman Aman lan Imun, tidak banyak ragam kegiatan serta kemeriahan seperti tahun-tahun sebelumnya. Hanya beberapa acara inti menuju prosesi, itupun tidak melibatkan banyak orang dikarenakan kondisi masih dalam pandemi global coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Kesederhanaan peringatan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Pacitan sudah terasa sejak awal bulan. Beragam acara dan kegiatan yang biasanya berlangsung meriah tidak nampak.

Acara inti prosesi pengambilan tirto wening di sumur patilasan Tumenggung Notopuro di Desa Sukoharjo serta rucuh pace dari patilasan Tumenggung Setroketipo di Desa Nanggungan berlangsung sederhana dan terbatas. Demikian pula dengan ziarah ke makam leluhur cikal bakal Kabupaten Pacitan.

Yang lebih kentara, prosesi Atur Tirto Wening dan Rucuh Pace di Pendopo Kabupaten, Jumat (19/2/2021).

Prosesi yang menjadi puncak acara perayaan Hari Jadi ke-276 Kabupaten Pacitan itu hanya menghadirkan Bupati dan Wakil Bupati Pacitan, Ketua DPRD, Anggota Forkopimda serta Sekretaris Daerah Pacitan masing-masing bersama istri.

Gelaran atur Tirto Wening dan Rucuh Pace tersebut juga diikuti oleh seluruh perangkat daerah, Pemerintah Desa dan masyarakat termasuk pelajar melalui media daring zoom, siaran streaming youtube, dan live di TV lokal.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan