Dua Warga Tegalombo Positif Corona, Total Pasien di Pacitan Bertambah Jadi 43

oleh -13374 views
Juru bicara percepatan penanganan COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto. (Foto: Dwi Purnawan)

Pacitanku.com, PACITAN — Pasien coronavirus disease 2019 (COVID-19) di Pacitan kembali bertambah.

Juru bicara tim komunikasi publik gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) COVID-19 Pemkab Pacitan, Rachmad Dwiyanto, kembali menyampaikan rilis adanya dua warga Kecamatan Tegalombo, yang dinyatakan positif COVID-19 setelah melalui uji swab.

Kedua orang tersebut diduga terpapar virus SARS-CoV-2 dari transimisi lintas daerah.

“Keduanya berjenis kelamin perempuan. Sebelumnya pernah merantau ke beberapa kota besar. Sehingga diduga terpapar COVID-19 dari kota tempatnya bekerja,” ujarnya, saat menyampaikan rilis pers penambahan dua pasien positif COVID-19 di gedung Dinas Komunikasi dan Informatika Pacitan, Ahad (19/7/2020).

Rachmad menuturkan, pasien pertama adalah seorang perantau di kota Surabaya, yang bersangkutan kemudian pulang lantaran menunjukkan gejala sakit. Setelah menjalani swab hasilnya positif COVID-19.

Sementara, untuk pasien kedua merupakan PDP yang meninggal dunia, setelah keluar hasil swab ternyata pasien yang sebelumnya dirawat di rumah sakit tersebut juga terpapar COVID-19.

Dengan bertambahnya dua pasien positif COVID-19, jumlah pasien terpapar virus SARS-CoV-2 di Pacitan menjadi 43 orang. Dengan rincian sembuh 18, dirawat 23 dan meninggal dua orang.

Selain penambahan dua pasien positif COVID-19, GTPP juga menyampaikan adanya dua penambahan PDP. Yakni dari Kecamatan Tulakan dan Ngadirojo. Dengan begitu saat ini jumlah PDP di Pacitan menjadi 27 orang.

Ia meminta masyarakat lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. Mengingat saat ini wabah COVID-19 masih terjadi.

“Selalu pakai masker saat keluar dari rumah dan sesering mungkin cuci tangan pakai sabun (CTPS) dengan air mengalir. Sebab hanya dengan cara itu akan bisa memutus mata rantai penyebaran coronavirus,” pesannya.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan