Pariwisata Pacitan Menuju Tatanan New Normal, Bagaimana Kesiapannya?

oleh -13870 views
Kawasan Wisata Sentono Genthong Pacitan (Foto: Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Kabupaten Pacitan bersiap mengimplementasikan tatanan normal baru atau new normal. Seperti imbauan Presiden Joko Widodo, new normal akan dilaksanakan di daerah dengan laju penyebaran virus corona yang sudah rendah, ditandai oleh angka reproduction rate atau RO di bawah 1.

Baca juga: Begini Langkah Disparpora Siapkan Tempat Wisata di Pacitan Menuju Tatanan Normal Baru

Di sela meresmikan kampung tangguh Semeru di Desa Sumberharjo, Kecamatan Pacitan pada Kamis (28/5/2020) lalu, Indartato membeberkan kesiapan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan dalam upaya mengimplementasikan tatanan normal baru.

Menurut Indartato, meski Pacitan tidak menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) seperti di Kota Surabaya dan sekitarnya, namun beberapa sektor di Pacitan cukup terdampak wabah coronavirus disease 2019 (COVID-19).

Untuk mencapai itu, Bupati Pacitan telah menerbitkan surat edaran (SE) new normal kawasan wisata dengan nomor 443/198/408.21/2020. Surat edaran tersebut memuat tentang pembatasan sosial untuk kawasan wisata, hotel, restoran, dan tempat hiburan di kabupaten Pacitan yang rencananya mulai dibuka kembali pada 18 Juni mendatang.

Baca juga: Keberhasilan New Normal Kawasan Wisata di Pacitan Butuh Dukungan Semua Pihak

Sebagaimana diketahui, sektor pariwisata yang merupakan sektor andalan di Pacitan meraup pendapatan asli daerah (PAD) ditutup menyusul wabah COVID-19 mulai Senin (23/3/2020) lalu hingga saat ini. Tak hanya pariwisata, semua hotel , homestay, restoran di Pacitan juga diberlakukan kebijakan ditutup per tanggal tersebut.

Selain itu, Pemkab juga memberlakukan kebijakan belajar dari rumah untuk siswa mulai Selasa (17/3/2020) lalu hingga saat ini. Untuk itu, imbuh Indartato, Pemkab Pacitan tengah dalam persiapan mengimplementasikan tatanan normal baru dengan merujuk dari pemerintah pusat dan pemerintah provinsi (Pemprov).

Baca juga: Terdampak Pandemi, Target PAD Pariwisata di Pacitan Tahun 2020 Turun

Saat pemberlakuan tatanan normal baru nanti, Indartato mengatakan secara bertahap seluruh sektor yang terdampak akan dibuka kembali dengan standar protokol kesehatan tatanan normal baru.

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan tengah menyiapkan tempat wisata di Pacitan menuju new normal atau tatanan normal baru.

Presiden juga telah memerintahkan TNI dan Polri untuk melakukan upaya pendisiplinan masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan di berbagai sarana publik.

Penyiapan dan sosialisasi

Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Pacitan tengah menyiapkan tempat wisata di Pacitan menuju new normal atau tatanan normal baru. Kepala Disparpora Pacitan Tengku Andi Faliandra saat dihubungi Pacitanku.com, Sabtu (30/5/2020) di Pacitan mengatakan jajarannya  menyiapkan dalam standarisasi dari kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif (Kemenparekraf) dalam penyiapan tempat wisata di masa tatanan normal baru.

Baca juga: Disparpora Pacitan Siapkan Pariwisata di Masa New Normal Mengacu Kepada Sehat, Bersih dan Aman

Menurut Andi, protokol kesehatan nantinya akan sama standarnya antara kabupaten satu dengan kabupaten lainnya di Indonesia.Tentu, selain mengacu pada standar kesehatan dari kementerian pariwisata dan dinas pariwisata Provinsi, juga diperlukan kearifan lokal dalam standarisasi di kawasan wisata Pacitan.

Tengku Andi Faliandra Kadisparpora Pacitan. (Foto: Sulthan Salahuddin)

Nantinya, kata Andi, semua pelaku usaha di bidang wisata akan diberikan sosialisasi terkait standarisasi protokol kesehatan di kawasan wisata. Dalam masa perpanjangan 17 hari terhitung tanggal 1 juni hingga 17 Juni,  akan terus melakukan sosialisasi di sekitar kawasan wisata.

Atas upaya tersebut, Andi berharap dukungan semua pihak dalam penerapan new normal di Kawasan Wisata Pacitan agar pariwisata Pacitan kembali berjaya.

Butuh Kesadaran dan Kejujuran Masyarakat

Ketua Komisi II DPRD Pacitan, Ronny Wahyono meminta agar dalam menyongsong tatanan kehidupan normal baru, masyarakat bisa lebih memperhatikan protokol kesehatan yang dicanangkan oleh gugus tugas percepatan penanganan COVID-19.

Menurut politikus yang juga hendak running menuju Pilbup 2020 ini, satu sisi pemerintah menginginkan agar masyarakat bisa bersahabat dengan virus SARS-CoV-2 tersebut. Sehingga ada kebijakan pelaksanaan tatanan new normal. Namun disisi lain, kian hari jumlah penderita COVID-19 kian bertambah.

Sehingga, Ronny berharap,  penanganan COVID-19 bukan hanya tanggung jawab gugus tugas, namun kesadaran masyarakat juga sangat dibutuhkan, dalam rangka memutus mata rantai penyebaran COVID-19.

Senada dengan Ronny Wahyono, juru bicara gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Pacitan Rachmad Dwiyanto juga meminta masyarakat untuk jujur dalam menuju tatanan new normal di Pacitan.

Lalu, bagaimana kelanjutan rencana pariwisata Pacitan menuju new normal? Tentu kita berharap industry pariwisata di Pacitan kembali bergeliat, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan masyarakatnya.