Bupati Pacitan Minta Satgas COVID-19 Intensifkan Pengawasan Pintu Masuk

oleh -13367 views
Bupati Indartato, saat mengelar jumpa pers dengan sejumlah wartawan, usai mengikuti teleconfren dengan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Jumat (27/3). (Foto: Yuniardi Sutondo)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indartato meminta satuan gugus tugas (Satgas) percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) untuk mengintensifkan pemantauan dan pengawasan, utamanya di pintu masuk wilayah Pacitan.

Seperti dikutip Pacitanku.com dari siaran pers humas Pemkab Pacitan, Indartato minta satuan gugus tugas berkoordinasi dengan para camat serta kepala desa untuk mengintensifkan pemantauan dan pengawasan. Ada posko khusus yang ditempatkan pada tiap pintu masuk wilayah.

Selain itu, pada setiap kedatangan, sebisa mungkin melalui screening yang ketat. Sehingga, tidak hanya data asal muasal kedatangan saja yang didapat, kondisi kesehatan juga terpantau.

“Kita tidak bisa menahan mereka untuk pulang, untuk itu melalui upaya preventif kita akan memantau setiap kedatangan” kata Bupati, Jum’at (27/3/2020).

Tidak hanya mobilitas manusia menurut bupati, pemantauan dan pemeriksaan juga berlaku untuk lalu lintas barang. Apalagi, barang barang kebutuhan pokok masyarakat Pacitan masih sangat bergantung pada pasokan luar daerah.

Terkait adanya peningkatan yang signifikan jumlah orang dalam pemantauan, Indartato jujur mengakuinya. Kendati demikian, Pemkab belum dapat menyatakan status KLB (kejadian Luar Biasa). Pihaknya, masih akan melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi terkait status tersebut.

“Saya minta kepala BPBD untuk berkoordinasi dengan BPBD Provinsi untuk langkah selanjutnya,” katanya lagi.

Sebagai bentuk antisipasi, pemerintah daerah telah menyiagakan anggaran penanganan Covid-19 senilai Rp.10 M dari APBD. Pemkab juga memesan alat pelindung diri (APD) untuk para dokter dan tenaga medis lainya.

Karena menurut bupati, sebagai garda terdepan dalam menangani wabah Covid-19, para tenaga kesehatan tersebut harus mendapat jaminan keselamatan.

Sumber: Humas Pemkab Pacitan