Mendikbud akan Bangun Unit Baru Hingga Fasilitas Penunjang untuk Sekolah Terdampak Bencana di Pacitan

oleh -131.995 views
Mendikbud Muhadjir saat meninjau sekolah terdampak bencana di Pacitan. (Foto: SRW/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, ARJOSARI – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy berjanji akan membangun Unit Sekolah Baru (USB) untuk SMP Negeri 2 Pringkuku di Desa Glinggangan, kecamatan Pringkuku yang rusak parah akibat diterjang tanah longsor pada Selasa (28/11/2017) lalu.

Selain USB, Mendikbud juga akan memberikan bantuan untuk sekolah lain di Pacitan yang terdampak bencana alam.

Sebagaimana diketahui, ratusan murid di SMPN 2 Pringkuku terpaksa mengikuti ujian akhir semester di rumah warga dan di masjid.

“Kami meminta bapak bupati agar mencari tenaga ahli untuk memeriksa kondisi tanah tersebut, masih layak untuk  dipakai atau tidak, kalau memang kondisi tanah tidak memungkinkan untuk dipakai lagi maka SMP 2 pringkuku terpaksa di relokasi ketempat yang lebih baik dan aman,”katanya saat mengunjungi SMPN 2 Pringkuku, Jumat (8/12/2017) di Desa Glinggangan Pringkuku.

Selain mengunjungi SMPN 2 Pringkuku, Mendikbud juga mengunjungi SMPN 1 Arjosari paska bencana banjir yang menggelar UAS di Masjid Jami’ Bendo Arjosari.

Dalam kesempatan tersebut, Muhadjir mengapresiasi langkah dijaminnya berlangsungnya proses belajar mengaja.

“Senang sekali Pemda Pacitan, khususnya kepala dinas dan jajarannya, yang telah dengan sangat kreatif mencari solusi untuk menjamin proses belajar mengajar masih tetap berjalan seperti biasa,”paparnya.

Dia mengatakan bahwa tugas Mendikbud adalah penanganan paska bencana. Yang penting lagi memastikan bahwa proses belajar mengajar tidak akan terganggu. Masih tetap berjalan dengan lancar.

Lebih lanjut, mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) ini juga menjanjikan akan memberikan bantuan berupa unit perpustakaan dan fasilitas TI yang rusak karena banjir.

Hadir dalam kunjungan Mendikbud tersebut Sekretaris Jendral Kemendikbud Didik Suhardi, Direktur Pembinaan SD Wowon Wirdayat, DirekturPembinaan SMP Supriono dan didampingi Bupati Pacitan.

Data terbaru menyebutkan bahwa sebanyak 89 SD,  SMP-SMK mengalami kerusakan akibat bencana alam. Adapun rinciannya rusak berat 68 dan rusak sedang sebanyak 21 sekolah. (SRW/RAPP002)