Hanura Sumbang Rp 300 Juta untuk Korban Bencana Alam Pacitan

oleh -131.855 views
Partai Hanura menyumbang untuk korban bencana tanah longsor dan banjir di Pacitan. (Foto: Rach)

Pacitanku.com, PACITAN – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Jawa Timur menyumbangkan Rp 300 juta untuk korban bencana alam banjir dan tanah longsor di Pacitan, Kamis (7/12/2017) di Pacitan.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Jatim Mas Kelana Aprilianto mengungkapkan bahwa bantuan kepada korban banjir Pacitan tersebut bagian dari komitmen Partai Hanura untuk senantiasa berada ditengah mereka .

“Dan bersandar hati nurani lewat Hanura Peduli jajaran Partai Hanura Jatim membantu korban banjir, ini adalah masalah kemanusiaan,  Partai Hanura  harus berbuat membantu meringankan beban mereka,”katanya kepada wartawan.

Dia mengungkapkan bahwa partainya ingin menjadi jembatan aspirasi masyarakat, salah satunya terkait kebencanaan yang terjadi di Pacitan.

“Harapan kedepan, Partai, ingin menjadi aspirasi jembatan seluruh masyarakat, kami ingin turun langsung, bersatu dengan masyarakat. Recovery partai Hanura, bagaimana agar ini bisa kita recovery, hidup mati bersama rakyat, partai hadir di setiap ada musibah, ditengah masyarakat, ikut membantu meringankan masyarakat,”paparnya.

Senada dengan Mas Kelana, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura Pacitan Nursigit Efendi menyampaikan terimakasih atas segala bantuan dari pimpinan Hanura.

“Kita memilih ada Bantuan Langsung Tunai, agar masyarakat memiliki pilihan, maka dari itu pilihan Partai Hanura, kebijakan memilih bantuan langsung tunai agar bisa memilih sendiri apa yang diinginkan, meskipun sedikit semoga bermanfaat,”katanya.

Merunut data dari laman infobencana.pacitankab.go.id, sebanyak 25 korban meninggal dunia telah ditemukan, yang terdiri dari korban banjir sebanyak enam orang dan 19 korban tanah longsor.

Sementara, wilayah yang terdampak banjir sebanyak 35 desa dari 5 kecamatan, yakni Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Punung dan Ngadirojo. Sementara wilayah yang terdampak tanah longsor adalah 12 dari 12 kecamatan, yakni Pacitan, Kebonagung, Arjosari, Tegalombo, Nawangan, Bandar, Tulakan, Ngadirojo, Sudimoro, Punung, Donorojo dan Pringkuku.

Adapun, wilayah dengan korban terbanyak adalah Kecamatan Kebonagung dengan 12 korban meninggal dunia bencana tanah longsor.

Kemudian Kecamatan Pacitan dengan 5 korban meninggal dunia akibat banjir, Tulakan dengan tiga korban meninggal dunia akibat tanah longsor, Nawangan dengan dua korban meninggal dunia akibat tanah longsor, Arjosari dengan dua korban meninggal dunia akibat tanah longsor dan Tegalombo dengan satu korban meninggal dunia akibat banjir. (Dwi/Rach)