Apel Kesetiaan NKRI: Abdul Manan Tremas Bagian dari kelahiran NU

oleh -832 views
Istighotsah Akbar NU. (Foto: Attarmasy Mahad Aly’)

Pacitanku.com, PACITAN – Agenda Istighotsah mengawali rangkaian Apel Kesetiaan NKRI yang digelar oleh PWNU Jawa Timur di Kawasan Pantai Pancer Dorr Pacitan, Sabtu (7/1) malam. Ribuan kader NU dari seluruh cabang NU se-Jawa Timur khidmat mengikuti istighotsah.

Pembacaan Istighotsah dipimpin oleh Katib Syuriyah PBNU KH Luqman Harits Dimyathi. Istighasah yang dibaca merupakan istighasah yang disusun oleh Hadratusyekh Hasyim Asy’ari.

Ketua Pelaksana Rubaidi dalam sambutannya mengatakan, ada beberapa alasan kenapa perlu diadakan Apel Kesetiaan NKRI dan kenapa harus bertempat di Pacitan.

“Pertama, bahwa tanpa kita sadari, daerah Pacitan memiliki sisi sejarah yang  sangat panjang. Tokoh kunci di Pacitan, yaitu Mbah Abdul Manan, pendiri pesantren Tremas, beliau adalah simbol dan bagian dari kelahiran NU. Inilah alasan kenapa pada malam ini kita semua dikumpulkan di sini,” katanya di hadapan ribuan kader NU yang memadati Joglo NU.

Dari Pacitan, lanjutnya, kita akan mengetahui bahwa para ulama seperti Mbah Abdul Manan, dan cucunya Syekh Mahfudz Attarmasi memiliki peran besar dalam mencetak ulama nusantara sehingga dari beliaulah lahir para ulama seperti Hadratussyekh Hasyim Asy’ari yang kelak mendirikan jamiyyah NU. “Jadi kita disini untuk Melacak sanad keilmuan kita (NU),” katanya, dilansir laman NU Online




Yang kedua, lanjutnya, Apel Kesetiaan NKRI digelar untuk menegaskan kembali bahwa dalam kesejarahanya, NU memiliki kontribusi besar dalam membidani kelahiran NKRI.”Kita ingin menegaskan, bahwa NU, para kiai, mulai dari awal bahkan jauh sebelum berdirinya negeri ini, NU memiliki peran besar hingga NKRI ini lahir,” jelasnya.

Yang ketiga, lanjutnya, kita ingin menegaskan bahwa NU tidak pernah sekalipun berkhianat pada Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Apel yang mengusung tema Meneguhkan persatuan umat Islam dan nasional ini diisi dengan berbagai acara, seperti ijazahan (Gemblengan), penyalaan api unggun berjumlah 9 titik, dan penerjunan bendera Merah Putih dan NU dari udara menggunakan helikopter.

Puncak Apel akan digelar Ahad (8/1) pagi ini. Ketua PWNU Jawa Timur KH Hasan Mutawakkil Alallah dan Pangdam V Brawijaya dijadwalkan akan memberikan orasi tentang kebangsaan. Pada kesempatan itu akan diresmikan pula Laskar NKRI. Tampak hadir Wasekjen PBNU KH Abdul Mun’in DZ,  KH As’ad Said Ali, Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur KH Anwar Iskandar, Ketua PWNU KH Hasan Mutawakkil Alallah, dan ratusan alim ulama lain. (RAPP002)