Arus Balik Lebaran, Pengendara Sepeda Motor Meninggal Terlindas Bus di Jalur Pacitan-Wonogiri

oleh -10802 views

Pacitanku.com, WONOGIRI– Ramainya arus balik pasca-lebaran Idul Fitri 1437 H, seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia terlindas bus. Tragedi maut yang merenggut nyawa pengendara sepeda motor, Riyan Adi Untoro (16), ini terjadi Sabtu sore (9/7).

Korban adalah warga Dusun Planjen, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri. Kejadiannya berlangsung di ruas jalan antarprovinsi Wonogiri (Jateng)-Pacitan (Jatim), tepatnya di Dusun Petir RT 01/RW 02, Desa Wonoharjo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri, atau sekitar kilometer 25.

Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega-R berplat nomor B 6855 BMB, berboncengan dengan Jefri Juanda (16). Kedua remaja ini, berboncengan sepeda motor, dengan maksud mengisi bensin motornya ke pompa bensin di Nguntoronadi.

Ketika sampai di lokasi kejadian, berusaha nyalip mobil jenis Grand Marx yang tidak dikenali plat nomornya, yang saat itu berposisi di depannya. Tapi sial, dia menyenggol mobil yang disalipnya tersebut, dan kemudian jatuh terlempar ke sisi kanan jalan.


Riyan terlempar ke lorong bus Aneka Jaya dengan plat nomor AE 7203 UX, yang melaju dari arah berlawanan tersebut. Ini menyebabkan kepala Riyan terlindas bus yang dikemudikan oleh Agus Sumarno (50), dan mengalami tewas di tempat. Jefri Juanda yang diboncengkan, ikut terjatuh tapi hanya mengalami lecet-lecet di lengannya.

Petugas Polsek Nguntoronadi yang mendatangi lokasi kejadian, segera membawa korban ke Rumah Sakit (RS) Medika Mulya, Ngadirojo, Wonogiri, dan melaporkan kasus ini ke Polres Wonogiri. Terkait ini, Kapolres AKBP Ronald Rumondor, telah memerintahkan Kasatlantas AKP Sri Anggono berserta Kepala Unit Laka Ipda Riedwan Prevoos, melakukan penanganan kasusnya.

Sopir bus Aneka Jaya, Agus Sumarno, warga asal Desa Baran RT 04/RW 04, Kecamatan Arjo Winangun, Kabupaten Pacitan, Jatim, kini diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Kantor Satlantas Polres Wonogiri.

Bersamaan itu, polisi juga meminta keterangan dari saksi Endro Cahyono (24), selaku kondektur Bus Aneka Jaya, dan Waluyo (62) warga Desa Pager, Kecamatan Arjowinangun, Kabupaten Pacitan, sebagai salah seorang penumpang bus tersebut. (RAPP002)