Hujan Tak Kunjung Datang, Pacitan Kompak Gelar Sholat Istisqa

oleh -Dibaca 1.195 kali
Pak In bersama ribuan warga dari segenap elemen bermunajat, memohon turunnya hujan. Kegiatan Shalat Istisqa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kecamatan. (Foto: Yasmin M/Indartato.info)
Pak In bersama ribuan warga dari segenap elemen bermunajat, memohon turunnya hujan. Kegiatan Shalat Istisqa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kecamatan. (Foto: Yasmin M/Indartato.info)

Pacitanku.com, PACITAN – Hujan yang belum juga turun di wilayah Pacitan membuat pemerintah setempat menggelar sholat minta hujan atau sholat Istisqa pada selasa (3/11/2015) di pangkalan TNI AU Lanud Iswahjudi Detasemen Meteorologi Pacitan. Sholat istisqa kali ini dipimpin oleh K H Abdullah sajad sebagai imam dan Khotib K H Sodiq Suja.

Menurut Bupati Pacitan, Indartato dalam keterangannya mengatakan bahwa sholat tersebut merupakan bentuk ikhtiar karena kemarau panjang yang dampaknya sangat berat dirassakan warga Pacitan.

Dikatakan Indartato, saat ini dampak yang paling dirasakan adalah krisis sumber air bersih untuk kebutuhan sehari-hari. Bahkan, bagi daerah zona merah atau rawan kekeringan untuk mendapatkan air bersih mereka harus membeli dari truck tangki atau menunggu bantuan droping dari pemerintah. “‎Sejauh ini program pipanisasi air bersih masih terbatas. Kedepan kita akan usahakan lebih luas lagi jaringanya sehingga masyarakat tidak kekerungan air bersih,” jelas Indartato.

Menurut Indartato, untuk kebutuhan air bersih sebenarnya sumber air baku cukup tersedia di Pacitan. Hanya saja, potensi tersebut belum mampu terkelola maksimal. Selain karena lokasinya sulit dijangkau, keterbatasan anggaran menjadi kendalanya.

Pak In bersama ribuan warga dari segenap elemen bermunajat, memohon turunnya hujan. Kegiatan Shalat Istisqa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kecamatan. (Foto: Yasmin M/Indartato.info)
Pak In bersama ribuan warga dari segenap elemen bermunajat, memohon turunnya hujan. Kegiatan Shalat Istisqa dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kecamatan. (Foto: Yasmin M/Indartato.info)

Senada dengan Indartato, khotib KH Shodiq Sudjak mengingatkan agar fenomena kemarau panjang menjadi sarana muhasabah. “Ini ujian dari Allah untuk Bangsa (Indonesia, red) dalam rangka Allah mengangkat grade bangsa ini pada tataran yang lebih tinggi dalam percaturan bangsa-bangsa lain di dunia,”jelasnya.

Shalat Istisqa kali ini merupakan kedua kalinya selama musim kemarau panjang tahun ini. Kegiatan bukan hanya terpusat di Kota Pacitan namun juga dilaksanakan serentak di seluruh wilayah kecamatan. Sebelumnya, sholat istisqa juga sudah digelar di alun-alun Pacitan. Rencananya, beberapa titik di kecamatan Pacitan juga akan menggelar sholat Istisqa, seperti yang akan digelar oleh Kemenag pada Kamis (5/11) besok di lapangan kecamatan Tegalombo. (RAPP002)