Ubur-ubur Beracun Serang Wisatawan yang Berlibur di Pantai Teleng Ria

oleh
Seorang petugas PMI memeriksa pengunjung yang terkena ubur-ubur. (Foto: Suharyanto)
Seorang petugas PMI memeriksa pengunjung yang terkena ubur-ubur. (Foto: Suharyanto)
Seorang petugas PMI memeriksa pengunjung yang terkena ubur-ubur. (Foto: Suharyanto)
Seorang petugas PMI memeriksa pengunjung yang terkena ubur-ubur. (Foto: Suharyanto)

Pacitanku.com, PACITAN – Liburan Lebaran yang sedang dijalani masyarakat Pacitan dan sekitarnya sedikit terusik dengan serangan kawanan ubur-ubur di kawasan pantai Teleng Ria. Terhitung sejak Selasa hingga Kamis (23/7/2015) kemarin, tak kurang dari seratus pengunjung di Pantai Teleng Ria disengat kawanan ubur-ubur.

Pada umumnya, para pengunjung yang mengalami sengatan ubur-ubur merasakan kesakitan di bagian tubuhnya, seperti kaki pegal-pegal dan perut mual. Bahkan beberapa dari mereka terpaksa harus dilarikan ke lifeguard lantaran terkena sengatan‎ hewan beracun tersebut.

Gifari, salah seorang pengunjung pantai Teleng Ria dari Bandung mengatakan sebelum hewan ubur-ubur tersebut muncul, ia bersama keluarganya tengah bermain di tengah pasir laut. Tak disangka, tiba-tiba muncul sesuatu mirip balon namun berwarna bening.‎ Lantaran bentuknya seperti mainan, ia pun bergegas mengambilnya. Akan tetapi, selang berapa lama tangannya tiba-tiba terasa sakit.

Menurut Tri Winarto, petugas keamanan PT El John Tirta Emas Wisata selaku pengelola Pantai Teleng Ria, mengatakanbahwa semakin panas suhu tubuh korban maka racun bisa lebih cepat dinetralkan. Pada prinsipnya rasa sakit akibat sengatan ubur-ubur tergantung stamina tubuh seseorang.

“Sengatan ubur-ubur mulai dialami wisatawan sejak sepekan terakhir. Serbuan ubur-ubur ke bibir pantai ini diprediksi bakal berlangsung hingga beberapa hari ke depan terutama saat air laut mulai surut menjelang sore hari, setiap tahun pasti ubur-ubur ke luar. Biasanya antara bulan Juni sampai Agustus saat suhu sedang dingin akibat pergantian musim penghujan ke kemarau,” jelasnya. (RAPP002)