Tahu Tuna Pacitan yang Bikin Marsiyah Semakin Sejahtera

oleh
Proses produksi tahu tuna Pak Ran Pacitan. (Foto : Dok. Pacitanku)
Proses produksi tahu tuna Pak Ran Pacitan. (Foto : Dok. Pacitanku)
Produksi Tahu Tuna Pacitan. (Foto : Dok. Pacitanku)
Produksi Tahu Tuna Pacitan. (Foto : Dok. Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Sebagai daerah pesisir, salah satu keunggulan Pacitan adalah olahan perikanannya. Dan saat ini, olahan ikan tuna telah membuat kehidupan masyarakat pesisir Pacitan menjadi lebih sejahtera. Hal itu juga yang dialami oleh Marsiyah dan Budiono, suami istri, salah satu pengusaha yang menggerakkan bisnis tahu tuna di Pacitan.

Karena ketekunannya, Marsiyah yang mengelola bisnis tahu tuna Inggil ini saat ini mampu memperoleh omzet Rp 60 juta hingga Rp 100 juta per bulan. Bahkan, Marsiyah mengatakan di bulan Ramadhan dan Lebaran omzet tersebut lebih banyak karena permintaan meningkat.

Kepada wartawan, Marsiyah yang berasal dari Wonosobo ini menjelaskan bahwa peluasan produk dari sebelumnya hanya abon tuna itu dilakukan mulai 2011, namun sempat terhenti karena kendala tenaga kerja.  

Namun demikian, produk itu kini banyak diminati pembeli dari Surabaya, Jakarta, Yogyakarta dan kota lainnya. “Hitungannya kami mulai produksi tahu tuna pada 2013 setelah tahun 2011 terhenti. Alhamdulillah terus berkembang hingga saat ini,” katanya, Selasa (16/6/2015) kemarin.

Menurut Marsiyah, usahanya itu berawal dari banyaknya ikan Tuna di kawasan selatan Pacitan. Akhirnya ada pelatihan dari Dinas Kelautan dan Perikanan setempat agar masyarakat membuat abon. “Sejak itu kami membuat abon dalam jumlah sedikit-sedikit kemudian dijual di tempat wisata Pantai Teleng dan ternyata banyak yang minat. Akhirnya terus sampai sekarang,” katanya.

Marsiyah pun menjelaskan bahwa tahu tuna itu dikirim dalam bentuk beku sehingga lebih awet. Pembeli dari sejumlah kota besar itu biasanya menjual kembali tahu tuna produk Inggil kepada konsumen. Selain Marsiyah dengan merek tahu tuna Inggil, beberapa pengusaha tahu tuna lainnya di Pacitan adalah Pak Ran dengan tahu tuna Eza Mandiri, yang letaknya di kompleks pantai Teleng Ria. (Gulalives/Antara/DP/Masuki M Astro)