H+3 Lebaran: Kunjungan Menurun, Pantai Kasap Masih Dipadati 2.000 Pelancong

oleh -141 Dilihat
Pemandangan gugusan pulau karst Pantai Kasap Pacitan dipadati pengunjung dari atas gardu pandang pada H+3 Lebaran.
Wisatawan memadati area gardu pandang untuk menikmati panorama gugusan pulau karang khas Pantai Kasap, Pacitan, Selasa (24/3/2026). Meski puncak kunjungan libur Lebaran telah lewat, destinasi yang dijuluki "Raja Ampat-nya Pacitan" ini masih menyedot ribuan pelancong dari luar kota. (Foto: Febriani Cahyaningtias/Pacitanku)

Pacitanku.com, PRINGKUKU — Memasuki H+3 Lebaran 1447 Hijriah, Selasa (24/3/2026), arus wisatawan di objek wisata Pantai Kasap dan Pantai Watu Karung, Kecamatan Pringkuku Kabupaten Pacitan, mulai menunjukkan tren penurunan setelah melewati puncak kunjungan pada Senin (23/3/2026).

Meski demikian, ribuan pelancong dari luar kota terpantau masih memadati pesisir selatan tersebut di tengah imbauan kewaspadaan terhadap ombak tinggi.

Petugas pemungut retribusi Pantai Kasap, Arif, mengungkapkan bahwa lonjakan pengunjung tertinggi telah terlewati pada awal pekan dengan jumlah kunjungan yang sangat signifikan. Saat ini, pergerakan wisatawan mulai berangsur normal.

Antrean perahu wisata yang membawa wisatawan menyusuri Kali Cokel menuju Pantai Kasap Pacitan pada libur Lebaran.
Sejumlah wisatawan domestik menaiki perahu motor menyusuri aliran Kali Cokel di Kecamatan Pringkuku, Pacitan, Selasa (24/3/2026). Aktivitas menyusuri sungai diapit pohon kelapa ini menjadi jalur favorit pelancong menuju destinasi Pantai Kasap pada masa libur Lebaran 1447 Hijriah. (Foto: Febriani Cahyaningtias/Pacitanku)

“Kalau hari ini jumlah pengunjung sudah mulai turun. Puncaknya itu kemarin, Senin 23 Maret, di mana tercatat ada 5.000 orang lebih yang datang. Untuk hari ini, hingga pukul 11.00 WIB tadi, baru tercatat sekitar 1.350-an orang,”kata Arif saat memberikan keterangan di pos retribusi, Selasa (24/3/2026).

Ia mengestimasikan total kunjungan hari ini akan berada di angka 2.000 pengunjung.

Bagi wisatawan yang ingin menikmati pesona pesisir yang kerap dijuluki “Raja Ampat-nya Pacitan” tersebut, pihak pengelola memberlakukan tarif tiket yang terintegrasi.

Pengunjung cukup membayar retribusi sebesar Rp15.000 untuk dewasa dan Rp8.000 untuk anak-anak guna mengakses Pantai Kasap maupun Pantai Watu Karung yang berdekatan di Kecamatan Pringkuku.

Menyikapi masih tingginya animo masyarakat di lapangan, pengelola telah menyiagakan personel keamanan untuk menjamin keselamatan pelancong, mengingat kondisi alam perairan selatan yang fluktuatif.

Petugas lifeguard bersiaga di pinggir Pantai Watu Karung Pacitan saat wisatawan bermain air di tengah kondisi ombak tinggi.
Suasana Pantai Watu Karung, Pacitan, yang ramai dikunjungi pelancong pada H+3 Lebaran, Selasa (24/3/2026). Pihak pengelola menyiagakan petugas lifeguard di sepanjang bibir pantai untuk mengawasi wisatawan yang bermain air, mengingat kondisi ombak laut selatan sedang tinggi. (Foto: Febriani Cahyaningtias/Pacitanku)

“Langkah keamanan dan kenyamanan sudah kami siapkan. Di pinggir pantai sudah ada lifeguard (penjaga pantai) yang bersiaga, jadi dijamin aman. Namun, kami tetap mengimbau pengunjung untuk selalu berhati-hati karena kondisi sedang ramai. Tetap jaga kebersihan di lingkungan pantai dan harus waspada karena saat ini ombak sedang tinggi,”jelas Arif.

Hingga berita ini diturunkan, suasana di kawasan wisata bahari tersebut tetap kondusif. Para wisatawan tampak asyik menikmati perpaduan lanskap perbukitan karst dan deburan ombak yang menjadi daya tarik utama pesisir Pacitan.

Video Pantai Kasap ‘Raja Ampatnya Pacitan’ yang Terus Bersolek Cantik

No More Posts Available.

No more pages to load.