Cuaca Cerah, Warga Pacitan Manfaatkan Ngabuburit di Pantai Pancer Door Jelang Berbuka

oleh -147 Dilihat
Anak-anak bermain dan berlarian di bibir Pantai Pancer Door Pacitan. (Foto: Putri Zetha/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN-Setelah beberapa hari terakhir hampir setiap sore diguyur hujan, cuaca cerah akhirnya kembali menyelimuti kawasan Pantai Pancer Door, Pacitan.

Kondisi ini dimanfaatkan warga untuk menghabiskan waktu ngabuburit di tepi pantai menjelang berbuka puasa.

Sejak pukul 15.00 WIB, pengunjung mulai berdatangan meski jumlahnya tidak terlalu ramai.

Sejumlah warga duduk santai di kursi kayu yang berjajar di sepanjang area pantai, sementara lainnya berjalan menyusuri bibir laut atau berbincang ringan bersama keluarga dan teman.

Hembusan angin sore yang sejuk menambah kenyamanan menunggu waktu magrib.

Salah satu pengunjung, Tata, mengaku sengaja datang karena ingin menikmati suasana pantai saat cuaca sedang bersahabat.

Ia mengatakan rencananya untuk ngabuburit sempat tertunda akibat hujan yang turun dalam beberapa hari terakhir.

“Memang ingin ngabuburit di pantai. Beberapa hari kemarin sore sering hujan, jadi baru sekarang bisa datang,” ujarnya.

Menurutnya, menunggu waktu berbuka di pantai menghadirkan suasana berbeda dibandingkan di rumah.

Pemandangan laut lepas dan suara debur ombak memberi rasa tenang di tengah aktivitas Ramadan.

Selain itu, lokasi pantai yang relatif dekat dari tempat tinggalnya membuatnya tidak perlu menempuh perjalanan jauh.

Menjelang petang, langit di ufuk barat perlahan berubah warna.

Gradasi jingga dan keemasan berpadu dengan birunya laut, menciptakan panorama senja yang menyejukkan mata.

Beberapa pengunjung mengabadikan momen tersebut dengan ponsel, sementara yang lain memilih menikmati suasana dalam diam.

Bagi sebagian warga Pacitan, Pantai Pancer Door menjadi pilihan sederhana untuk mengisi waktu ngabuburit tanpa harus bepergian jauh.

Suasana yang tidak terlalu padat justru memberi ruang bagi pengunjung untuk menikmati senja dengan lebih leluasa sebelum azan magrib berkumandang dan waktu berbuka tiba.