Pacitanku.com, PACITAN – Halaman Kantor DPRD Kabupaten Pacitan bergemuruh oleh lantunan shalawat dan tabuhan rebana ritmis Grup Gandrung Shalawat asal Desa Sirnoboyo yang sukses memukau ratusan penonton dalam ajang Parade Aspirasi Qosidah Rebana, Sabtu (14/2/2026) malam.
Penampilan grup yang didominasi pemuda ini menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Pacitan masih mencintai seni religi lokal di tengah arus modernisasi.
Di bawah lampu kota, mereka mengubah suasana malam minggu yang biasanya identik dengan hiburan populer menjadi ruang religi yang menyejukkan hati dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan.
Salah satu anggota grup Gandrung Shalawat, Cahyo, mengungkapkan bahwa penampilan maksimal mereka malam itu merupakan hasil kerja keras selama dua pekan terakhir.
“Aslinya banyak anggota dalam tim kami, tetapi untuk Parade ini kita mengambil yang pemain inti. Dan kita latihan selama dua minggu untuk persiapan lomba hadroh ini,”kata Cahyo di area backstage sebelum naik panggung.
Kekompakan Grup Gandrung Shalawat tidak hanya memancing decak kagum, tetapi juga mengajak penonton larut dalam suasana khusyuk namun tetap meriah.
Baca juga: Maknai HUT Ke-281, Ketua DPRD Pacitan Ajak Masyarakat Raih Kebahagiaan Batin Lewat Festival Rebana
Parade ini sekaligus menjadi simbol kedekatan antara wakil rakyat dengan masyarakat melalui jalur seni budaya yang inklusif bagi semua generasi.
Gelaran ini dijadwalkan berakhir pada Minggu malam (15/2).
Bagi warga yang berhalangan hadir secara fisik, panitia menyediakan fasilitas live streaming melalui kanal YouTube Sekretariat DPRD Pacitan, dengan tetap menghimbau penonton di lokasi untuk menjaga kebersihan dan ketertiban.
Video Gedung DPRD Pacitan Berubah Jadi Lautan Selawat! | Parade Rebana Hajatan ke-281










