Pacitanku.com, PACITAN — Momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Pacitan ke-281 dimanfaatkan secara strategis oleh Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Tanjungsari untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada warga melalui gelaran pelayanan Keluarga Berencana (KB) serentak.
Kegiatan yang berlangsung pada Kamis (12/2/2026) ini tidak hanya sekadar seremonial, melainkan menjadi langkah konkret pemerintah daerah bekerja sama dengan pihak-pihak tertentu dalam menjamin akses kesehatan reproduksi serta edukasi perencanaan keluarga yang sehat bagi masyarakat luas agar tercipta generasi yang berkualitas.

Antusiasme warga, khususnya perempuan usia produktif dan pasangan usia subur, terlihat cukup tinggi dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan yang disediakan secara khusus ini.
Koordinator kegiatan, Dr. Nadia, mengungkapkan bahwa pemilihan waktu pelaksanaan yang berbarengan dengan hari ulang tahun kabupaten ini dinilai sangat relevan untuk mendongkrak kesadaran publik.
Meskipun pelayanan kontrasepsi sejatinya tersedia setiap hari kerja, momentum perayaan daerah ini diharapkan mampu menjadi daya tarik tersendiri agar masyarakat lebih terbuka menerima informasi medis tanpa rasa canggung atau takut.
”Pelayanan KB ini memang diadakan setiap hari, namun memilih momen Hari Jadi Kabupaten Pacitan sangat relevan agar semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya KB. Kami berharap dengan kegiatan seperti ini, lebih banyak masyarakat yang terbuka untuk menerima edukasi mengenai KB,” jelas dr. Nadia.
Dalam sesi edukasi yang berjalan hangat dan interaktif, tim medis menekankan bahwa program KB memiliki manfaat jangka panjang yang krusial, yakni mengatur jarak kelahiran demi menekan risiko kesehatan pada ibu dan bayi.
Lebih lanjut, dr. Nadia menjelaskan bahwa jarak kelahiran yang terlalu dekat dapat memengaruhi tumbuh kembang anak serta proses pemulihan fisik sang ibu pascamelahirkan.
Oleh karena itu, pengaturan jarak kehamilan menjadi kunci utama untuk memastikan ibu memiliki waktu pemulihan yang cukup sekaligus dapat mencurahkan perhatian maksimal kepada buah hati mereka demi kesejahteraan keluarga.
Pada gelaran kali ini, Puskesmas Tanjungsari memfokuskan pelayanan pada dua metode kontrasepsi jangka panjang yang dinilai efektif dan populer di kalangan ibu rumah tangga, yakni implan dan Intrauterine Device (IUD).
Implan bekerja dengan melepaskan hormon untuk mencegah kehamilan dalam jangka waktu tertentu melalui alat kecil yang dipasang di lengan, sedangkan IUD merupakan alat kontrasepsi yang dimasukkan ke dalam rahim baik yang bersifat hormonal maupun non-hormonal.
Kedua metode ini ditawarkan sebagai solusi praktis bagi pasangan yang ingin merencanakan keluarga dengan aman dan nyaman.
Melalui kegiatan ini, dr. Nadia berharap paradigma masyarakat tentang KB semakin matang, tidak hanya soal membatasi keturunan tetapi juga sebagai benteng kesehatan reproduksi keluarga.
Ia menambahkan bahwa penggunaan alat kontrasepsi yang tepat juga berperan ganda, selain merencanakan kehamilan juga dapat mencegah penularan penyakit menular seksual.
“Sinergi antara perayaan hari jadi dan layanan kesehatan ini diharapkan menjadi kado manis bagi terwujudnya masyarakat Pacitan yang lebih sehat, sejahtera, dan terlindungi,” pungkasnya.








