Kucurkan Rp1,1 Miliar, PLN NP Sulap Sungai Maron Jadi Wisata Hijau Lengkap dengan Perahu Listrik dan Infrastruktur Canggih

oleh -2144 Dilihat
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji bersama jajaran Forkopimda dan manajemen PLN Nusantara Power meresmikan infrastruktur pariwisata hijau dan perahu listrik di destinasi wisata Sungai Maron.
MENUJU WISATA RAMAH LINGKUNGAN: Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji (tengah, kemeja putih), berfoto bersama Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan dan jajaran Forkopimda di depan ikon Sungai Maron, Desa Dersono, Rabu (13/1). Bupati secara resmi meluncurkan program Pariwisata Hijau yang menandai peralihan armada wisata ke perahu bertenaga listrik yang minim polusi. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PRINGKUKU — Wajah pariwisata Kabupaten Pacitan kian bersolek dengan mengusung konsep keberlanjutan melalui transformasi Obyek Wisata Sungai Maron yang kini menerapkan ekosistem energi bersih secara menyeluruh.

Langkah strategis ini terwujud berkat kucuran dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) senilai lebih dari Rp1,1 miliar dari PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan (UP) Pacitan yang tidak hanya dialokasikan untuk pengadaan perahu listrik, namun juga mencakup pembangunan infrastruktur vital hingga sistem keselamatan wisatawan.

Peresmian program bertajuk TJSL Infrastruktur Pariwisata Hijau tersebut dilaksanakan langsung di kawasan wisata Desa Dersono, Kecamatan Pringkuku, pada Rabu (14/1/2026). Transformasi ini menandai era baru bagi Sungai Maron yang mulai meninggalkan penggunaan mesin perahu konvensional berbahan bakar fosil menuju mesin bertenaga listrik yang lebih senyap, minim polusi, dan ramah lingkungan. Perubahan ini diharapkan mampu meningkatkan kenyamanan pengunjung sekaligus menjaga kelestarian alam sungai yang kerap dijuluki Amazon-nya Pacitan tersebut.

Realisasi bantuan senilai Rp1,1 miliar tersebut diwujudkan dalam bentuk paket dukungan sarana dan prasarana yang komprehensif. PLN Nusantara Power UP Pacitan menyerahkan 10 unit perahu wisata listrik lengkap dengan fasilitas Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) khusus perahu. Selain armada, dana tersebut juga mencakup pembangunan fasilitas fisik berupa pemasangan paving block berbahan Fly Ash Bottom Ash (Faba), pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R), pembuatan gapura pintu masuk, rambu zonasi kecepatan, hingga penyediaan pos penjaga pantai atau life guard. Aspek keselamatan juga menjadi prioritas utama dengan dipasangnya Early Warning System (EWS) untuk mendeteksi potensi bencana banjir di aliran sungai sejak dini.

Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, yang hadir meresmikan inovasi tersebut menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin antara korporasi dan masyarakat desa dalam memajukan pariwisata daerah. Ia menilai langkah progresif menuju pariwisata hijau ini telah melalui perhitungan yang matang dan mendapatkan sambutan positif dari warga setempat, sehingga diharapkan dapat menjadi percontohan (role model) bagi pengelolaan destinasi wisata lainnya di Kabupaten Pacitan.

“Semuanya sudah diperhitungkan betul dan alhamdulillah masyarakat juga menyambut baik. Ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi kita semua,” kata Bupati Indrata Nur Bayuaji di sela-sela kegiatan peresmian.

Sementara itu, Senior Manager PLN Nusantara Power UP Pacitan, Munif, menegaskan bahwa program ini memiliki nilai tambah yang signifikan karena tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata. Pihaknya juga memberikan perhatian khusus pada pengembangan sumber daya manusia melalui pelatihan intensif kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sungai Maron. Masyarakat lokal diajarkan proses pembuatan hingga perakitan mesin perahu listrik secara mandiri, sehingga mereka memiliki kapabilitas untuk mengelola teknologi ramah lingkungan tersebut secara berkelanjutan di masa depan.

“Yang lebih membuat kita bangga, kita bisa membangun kapabilitas dan kompetensi dari teman-teman Pokdarwis Sungai Maron,” terang Munif.

Dukungan menyeluruh ini disambut antusias oleh para pelaku wisata di Desa Dersono yang merasa sangat terbantu dengan peningkatan kualitas fasilitas wisata mereka. Ketua Pokdarwis Sungai Maron, Dedi Dwi Hardianto, mengungkapkan rasa terima kasihnya karena bantuan yang diberikan PLN Nusantara Power sangat detail dan menyentuh kebutuhan mendasar pengelola wisata, mulai dari perbaikan akses jalan, peremajaan armada kapal, hingga perangkat keselamatan yang selama ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan daya tarik wisata.

“Saya mewakili teman-teman yang tergabung di Pokdarwis menyampaikan rasa terima kasih kepada PLN Nusantara Power yang sudah sangat banyak membantu. Mulai dari akses jalan hingga kapal dan perangkat pendukung lainnya. Semoga semakin membuat Maron dikenal,” pungkas Dedi.

No More Posts Available.

No more pages to load.