Pacitanku.com, PACITAN – Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Tempat Pengolahan Sampah (TPS) 3R Pace Sewu di Kelurahan Pacitan terbukti menjadi solusi efektif dalam mengatasi permasalahan sampah di wilayah setempat.
Sejak didirikan pada tahun 2023, inisiatif berbasis masyarakat ini tidak hanya berhasil mengelola limbah rumah tangga dan perkantoran, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru dengan penghasilan yang layak bagi warga sekitar.
Sekretaris KSM Pace Sewu, Wahyudi, saat ditemui Pacitanku di lokasi TPS menjelaskan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melayani pengelolaan sampah dari ratusan pelanggan.
“Alhamdulillah sejak awal berdirinya KSM Pace Sewu di Kelurahan Pacitan, TPS 3R ini telah menampung 380 kepala keluarga, 28 pelaku usaha, dan 22 instansi, termasuk kantor bupati dan wakil bupati serta SPPG yang berada di lingkungan Pacitan,”katanya, Selasa (13/1/2026) di Pacitan.

Wahyudi merinci bahwa operasional KSM saat ini dijalankan oleh 12 orang pengurus dan didukung oleh tujuh orang pekerja lapangan.
Dengan manajemen yang solid di bawah tanggung jawab Lurah Pacitan, TPS 3R Pace Sewu mampu menghasilkan pendapatan kotor sekitar Rp 15 juta setiap bulannya.
Dana tersebut kemudian digunakan untuk menutup biaya operasional serta membayar gaji para pekerja.
Senada dengan Wahyudi, Lurah Pacitan Andung Ardi Saputra mengungkapkan bahwa pendirian KSM Pace Sewu merupakan upaya konkret untuk mendukung program pemerintah daerah bertajuk PACITAN BISA yang bertujuan mengurangi volume sampah sekaligus menjadikannya bernilai ekonomi.
“Berawal dari program PACITAN BISA serta arahan bupati Pacitan sejak 2023, kami langsung merealisasikan penanganan sampah di Kelurahan Pacitan,” ujar Andung.
Selama dua tahun berjalan, dampak positif keberadaan TPS 3R ini sangat dirasakan. Sampah yang dulunya menjadi sumber masalah kini dapat ditangani dengan baik, bahkan membuka peluang ekonomi baru.
Andung menyebutkan bahwa para pekerja di TPS 3R Pace Sewu kini bisa mendapatkan penghasilan yang cukup memadai, berkisar antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,7 juta per bulan.
Dari sisi sarana dan prasarana, Andung menambahkan bahwa KSM TPS 3R Pace Sewu telah mendapatkan berbagai dukungan vital.
Bantuan tersebut berupa bangunan gedung operasional, fasilitas pendukung, kendaraan bermotor untuk pengangkutan, hingga mesin pencacah sampah yang sangat membantu proses pengolahan.
Ia berharap keberhasilan pengelolaan sampah di Kelurahan Pacitan ini dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk berkolaborasi mewujudkan Pacitan yang bebas sampah melalui pengelolaan yang berkelanjutan.









