Pacitanku.com,PACITAN-Keheningan siang bolong di jalur utama Pacitan-Ponorogo mendadak pecah oleh dentuman keras benturan logam.
Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Dusun Dayakan, Desa Bolosingo, Kecamatan Pacitan, pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.
Insiden ini melibatkan Honda Vario bernomor polisi S 3967 NCA yang dikendarai oleh Isyaq Maulana Ramadhani (20), pemuda asal Mojokerto, dengan Honda Scoopy AE 6754 ZE yang ditunggangi oleh Suparmin (56), seorang petani asal Tegalombo, Pacitan.
Kecelakaan bermula saat Isyaq yang mengendarai Honda Vario melaju dari arah selatan (Pacitan) menuju utara (Ponorogo). Cuaca yang cerah dan kondisi jalan yang mulus seharusnya membuat perjalanan aman.
Namun, saat memasuki jalan yang sedikit menikung di area pemukiman warga, petaka datang.
Diduga kehilangan konsentrasi, motor yang dikendarai Isyaq melambung terlalu jauh ke kanan hingga masuk ke jalur lawan.
Di saat yang bersamaan, muncul Suparmin dari arah berlawanan.
Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kedua pengendara tidak sempat menghindar, “Adu banteng” pun tak terelakkan.
“Pengemudi Honda Vario kehilangan konsentrasi hingga masuk ke jalur berlawanan dan menumbur kendaraan dari arah berlawanan,” ungkap Kasat Lantas Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, S.Tr.K., S.I.K., M.A., dalam laporan resminya.
Benturan keras tersebut mengakibatkan kedua kendaraan mengalami kerusakan signifikan. Warga yang berada di lokasi segera memberikan pertolongan pertama sebelum petugas kepolisian tiba.
Akibat insiden ini, Isyaq Maulana Ramadhani menderita luka serius berupa patah kaki kanan dan benturan di kepala.
Sementara itu, Suparmin mengalami luka robek pada kaki kiri.
Beruntung, kedua korban masih dalam keadaan sadar saat dievakuasi oleh petugas medis ke RSUD Pacitan.
Piket Unit Gakkum Satlantas Polres Pacitan segera bergerak cepat ke lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan memeriksa saksi-saksi.
Arus lalu lintas di jalur nasional tersebut tetap lancar meski sempat terjadi kerumunan warga di sekitar titik kejadian.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.
Masyarakat diimbau untuk selalu menjaga fokus dan konsentrasi saat berkendara, terutama di titik-titik jalan yang menikung demi keselamatan bersama.












