Tampil Gemilang di Thailand, Atlet Pacitan Alifan Bagus Fernanda Sabet Perak MMA SEA Games 2025

oleh -219 Dilihat
PERAK UNTUK INDONESIA: Aksi petarung asal Pacitan, Alifan Bagus Fernanda, saat berlaga di SEA Games 2025 Thailand. Tampil dominan sejak babak awal, Alifan berhasil menembus partai puncak dan membawa pulang medali perak, sekaligus membuktikan potensi atlet bela diri daerah di kancah internasional. (Foto: Dok. Kemenpora RI)

Pacitanku.com, PACITAN – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh atlet muda asal Kabupaten Pacitan, Alifan Bagus Fernanda, di kancah internasional.

Putra daerah asli Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Jawa Timur ini sukses mempersembahkan medali perak dari cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) pada ajang SEA Games 2025 di Thailand, Kamis (11/12/2025).

Alifan yang turun di nomor Traditional -56 Kilogram (Kg) Putra harus puas menempati posisi kedua setelah melakoni laga final yang sengit.

Langkahnya menuju podium tertinggi terhenti usai kalah tipis dari petarung tangguh tuan rumah, Norachart Sutharang.

Baca juga: Minta Doa Restu Warga Pacitan, Luluk dan Alifan Siap Tempur di SEA Games Thailand 2025

Meski demikian, perjuangan Alifan patut diacungi jempol karena sebelumnya ia tampil dominan dengan teknik yang kuat saat menumbangkan wakil Singapura pada pertandingan hari pertama, yang membuka jalannya menuju partai puncak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Republik Indonesia turut memberikan apresiasi atas capaian tersebut melalui pernyataan resminya.

“Kembali dari cabang olahraga Mixed Martial Arts, Alifan Bagus Fernanda meraih medali perak pada nomor Traditional -56 Kg Men’s setelah kalah di partai final melawan Norachart Sutharang, dari Thailand. Pengumuman ini sekaligus mengukuhkan posisi Alifan sebagai salah satu petarung potensial yang dimiliki Indonesia saat ini,”katanya.

Namun, perlu diketahui bahwa pada gelaran SEA Games Thailand 2025 ini, cabang olahraga MMA masih masuk dalam kategori value creation events.

Hal ini berarti medali yang diraih oleh para atlet, termasuk perak dari Alifan, belum masuk dalam perhitungan resmi perolehan medali kontingen negara peserta.

Meski begitu, performa impresif ini diharapkan menjadi pembuka jalan agar MMA dapat ditetapkan sebagai cabang olahraga resmi pada edisi SEA Games berikutnya sehingga bisa berkontribusi penuh pada klasemen medali.

Keberhasilan Alifan menembus babak final menambah daftar panjang prestasi atlet bela diri asal Pacitan yang mampu bersaing di level internasional.

Semangat juang Alifan sejalan dengan misi besar kontingen Indonesia yang pada tahun ini mengirimkan kekuatan besar sebanyak 1.021 atlet.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, menyebutkan bahwa lonjakan jumlah atlet dari rencana awal 996 orang ini terjadi karena adanya penambahan nomor pertandingan baru di cabang atletik, balap sepeda, dan anggar, dengan tekad menjadikan momentum ini sebagai kebangkitan olahraga nasional di Asia Tenggara.