Pacitanku.com, PACITAN — Suasana Pendopo Jogokaryo Kabupaten Pacitan pada Sabtu (22/11/2205) malam memancarkan kemilau kreativitas saat pergelaran Panggung Gemilang Kreativa 2025 dibuka.
Acara yang berlangsung sejak pukul 19.00 WIB ini merupakan salah satu rangkaian sentral dalam tradisi tahunan Rawat Jagat Pacitan.
Warga tumpah ruah menyaksikan kolaborasi seni dan budaya yang tak hanya menghibur, tetapi juga ditujukan sebagai pemantik geliat ekonomi kreatif daerah.
Tahun ini, suasana perayaan seni dan budaya kian meriah dengan didirikannya empat panggung tambahan yang tersebar di kawasan Alun-Alun Pacitan.
Keempat panggung tersebut menjadi etalase bagi beragam kesenian, menampilkan bakat-bakat terbaik dari berbagai sanggar di seluruh penjuru kabupaten.
Fokus utama malam itu terpusat di panggung utama Pendopo Jogokaryo.
Berbagai tarian tradisional ditampilkan secara memukau, di antaranya adalah Tari Anoman Obong dari Sanggar Notopuro, keindahan gerak Tari Kidang, serta pesona Tari Tirta Kencana dari Sanggar Sekar Arum yang anggun.
Tak ketinggalan, ada pula penampilan energik Ketek Ogleng dari Sanggar Parawitan Nawangan dan pertunjukan memukau Fire Dance oleh Sekar Arum.
Selain tarian, panggung utama juga menjadi lokasi sarasehan budaya, sebuah forum penting untuk mendiskusikan dan memperkuat akar budaya Pacitan.
Lebih dari sekadar pertunjukan, Panggung Gemilang Kreativa 2025 dirancang oleh pemerintah daerah sebagai katalisator.
Tujuannya adalah mempertemukan para seniman, membuka ruang kolaborasi, dan memperkuat ekosistem ekonomi kreatif.

Pemerintah Kabupaten Pacitan memiliki harapan besar agar kegiatan ini dapat menumbuhkan jejaring seni yang lebih kuat, yang pada akhirnya akan melahirkan karya-karya besar yang mampu membawa harum nama daerah.
“Acara ini bukan sekadar tontonan, tetapi ruang lahirnya kreativitas baru dari para pelaku seni Pacitan,”Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perindustrian Kabupaten Pacitan Prayitno.
Prayitno menegaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah dampak berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini mampu meningkatkan jejaring seni, mendorong ekonomi, UMKM, dan pariwisata, serta membawa nama baik Pacitan ke tingkat yang lebih luas,”pungkasnya.









