Panggung “Mencari Bintang” Pidera Musica Pacitan Digelar, Lahirkan Talenta Muda Berbakat

oleh -249 Dilihat
"Pidera Musica Mencari Bintang Pentas ke-2 Tahun 2025" sukses digelar! Ajang pencarian bakat ini kembali semarak, menunjukkan geliat seni dan budaya di Pacitan. Ribuan pasang mata menjadi saksi lahirnya talenta-talenta muda berbakat yang siap membawa nama baik Pacitan hingga kancah nasional. (Foto: Dok. Pidera Musica for Pacitanku)

Pacitanku.com, TULAKAN — Suara-suara merdu dan bakat gemilang generasi muda Pacitan kembali meramaikan panggung hiburan.

Minggu (27/7/2025), gelaran “Pidera Musica Mencari Bintang Pentas ke-2 Tahun 2025” sukses menyedot perhatian masyarakat, peserta, dan pemangku kepentingan budaya di Kabupaten Pacitan.

Acara yang digagas oleh Group Musik dan Event Organizer Pidera Musica ini menjadi penanda semakin semaraknya geliat seni di kota berjuluk Kota 1001 Gua tersebut.

Kompetisi menyanyi tahunan yang telah memasuki tahun kedua ini menjadi ajang pencarian bibit-bibit unggul di bidang tarik suara.

Tidak hanya diminati peserta dari berbagai penjuru Pacitan, pada gelaran sebelumnya, ajang ini juga berhasil menarik perhatian talenta dari kabupaten tetangga seperti Ponorogo, Madiun, hingga Trenggalek, menunjukkan daya tarik dan kredibilitasnya sebagai barometer pencarian bakat.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Pacitan, Arif Setia Budi, dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting.

Turut hadir perwakilan dari Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disparbudpora) Pacitan, Ketua Dewan Kesenian Pacitan, hingga pimpinan STKIP PGRI Pacitan.

Kehadiran mereka menjadi bukti konkret dukungan penuh terhadap kegiatan yang menjunjung tinggi pelestarian seni dan budaya di tengah masyarakat sekaligus Makin Tahu Indonesia.

Dalam sambutannya, Arif Setia Budi atau yang akrab disapa Mas ASB, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif Pidera Musica.

“Saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas kepedulian Pidera Musica dalam mewadahi generasi muda bertalenta di bidang tarik suara. Ini bukan sekadar hiburan, tapi investasi budaya untuk masa depan Pacitan,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Bambang Pidera, pendiri sekaligus motor utama Pidera Musica, berharap semangat ini terus membara dan mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami tidak sekadar membuat kompetisi, tapi ingin membentuk ruang bagi generasi muda agar terus percaya diri tampil di depan publik. Anak-anak Pacitan punya potensi luar biasa yang perlu terus dipupuk,” ujar Bambang.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen kuat dari semua pihak, ajang “Pidera Musica Mencari Bintang Pentas” bukan hanya sekadar kompetisi, melainkan juga perayaan potensi dan identitas budaya anak-anak Pacitan.

Sebuah bukti nyata bahwa suara-suara kecil dari panggung daerah memiliki potensi besar untuk menggema hingga kancah nasional, bahkan internasional.

Ia juga tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada seluruh mitra pendukung, di antaranya Grand Bromo Hotel, New Cakra Audio, Uyah Moto Creative, serta Pemerintah Desa Jetak dan Pemerintah Kabupaten Pacitan.

“Mari jangan berhenti menjadi pribadi yang bermanfaat. Sampai jumpa di tahun ke-3,” pungkasnya bersemangat.

Kompetisi ini dibagi menjadi tiga kategori, yaitu Kategori A untuk usia TK, Kategori B untuk jenjang SD hingga SMP awal (di bawah 12 tahun), dan Kategori C untuk remaja dengan usia maksimal 20 tahun.

Setiap kategori menyajikan penampilan penuh semangat dari para peserta, diiringi dukungan hangat dan haru dari orang tua serta keluarga yang memadati lokasi acara sejak pagi hingga malam hari.

Camat Tulakan, Djoko Harjanto, yang turut hadir dalam acara tersebut juga menyampaikan apresiasinya.

“Ini bentuk ikhtiar luar biasa dalam membangun generasi yang kreatif dan percaya diri. Terima kasih kepada Pidera Musica dan seluruh pendukung acara,” tuturnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.