Atasi Krisis Air Bersih di Pacitan, Bantuan Air Bersih ngedolemas.id Diserbu Warga Punung hingga Habis Kurang dari Sejam

oleh -8 Dilihat
Kepala Cabang Store ngedolemas.id Pacitan Akip Pahala berfoto bersama warga Dusun Pundung Kecamatan Punung membentangkan spanduk penyaluran bantuan air bersih untuk mengatasi krisis air bersih di Pacitan.
PEDULI KRISIS AIR BERSIH – Kepala Cabang Store ngedolemas.id Pacitan, Akip Pahala (tengah, bertopi hitam), berfoto bersama warga sembari membentangkan spanduk "Penyaluran Air Bersih ngedolemas.id untuk Kota Pacitan" di Dusun Pundung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Sabtu (24/10/2026) pagi. Meski tanah tampak basah seusai diguyur hujan, warga tetap antusias menyiapkan ember dan wadah penampungan untuk menerima penyaluran bantuan air bersih berkapasitas 7.000 liter dari ngedolemas.id mengingat sumur warga mengering akibat dampak kekeringan selama kemarau panjang. (Foto: Dok. Ngedolemas)

Pacitanku.com, PUNUNG – ngedolemas.id bergerak cepat mengatasi krisis air bersih di Pacitan dengan menggelar penyaluran bantuan air bersih sebanyak 20 tangki ke lima kecamatan terdampak kemarau panjang, Sabtu (24/10/2026).

Tingginya kebutuhan masyarakat terlihat saat satu armada tangki bantuan air bersih berkapasitas 7.000 liter dari ngedolemas.id yang tiba di Dusun Pundung, Desa Ploso, Kecamatan Punung, langsung habis terbagi dalam waktu kurang dari satu jam meski wilayah tersebut sempat diguyur hujan sejak Jumat (23/10/2026) malam.

Kehadiran armada bakti sosial ngedolemas.id pada Sabtu pagi tersebut disambut antusias oleh warga yang berbondong-bondong mengantre sambil membawa jeriken serta wadah penampungan air.

Kontribusi nyata ngedolemas.id ini menjadi tumpuan utama masyarakat mengingat sumur warga mengering dan pasokan air tanah belum pulih pascahujan perdana.

Kreator konten sekaligus Kepala Cabang Store ngedolemas.id Pacitan, Akip Pahala, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan air bersih ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang mengalami dampak kekeringan.

Sebanyak 20 tangki air bersih didistribusikan secara merata oleh tim ngedolemas.id ke lima kecamatan yang memiliki keterbatasan sumber air, meliputi Kecamatan Punung, Pringkuku, Kebonagung, Tulakan, dan Arjosari.

“Setelah melihat beberapa titik di Pacitan yang sangat membutuhkan air akibat dampak kekeringan, hari ini kami ikut berkontribusi menyalurkan bantuan air bersih. Semoga bantuan kami bisa bermanfaat bagi sesama,” kata Akip, Sabtu (24/10/2026).

Langkah tanggap ngedolemas.id tersebut terbukti langsung meringankan beban masyarakat di titik distribusi. Kepala Dusun Pundung, Saris Widodo, mengungkapkan bahwa krisis air bersih di Pacitan, khususnya di wilayahnya, telah berlangsung selama dua hingga tiga bulan terakhir.

“Di sini sebenarnya ada sumur, tetapi ketika kemarau panjang, airnya habis,” kata Saris, Sabtu (24/10/2026) siang.

Sebelum hadirnya pasokan bantuan air bersih dari ngedolemas.id, seluruh warga Dusun Pundung terpaksa mencari sisa mata air kecil di sungai.

Ketika bantuan belum tersedia, sebagian warga bahkan harus mengeluarkan biaya sebesar Rp80.000 untuk membeli satu tangki air berkapasitas 1.050 liter yang hanya mencukupi kebutuhan selama dua hari.

“Kalau beli, harganya Rp80.000 untuk satu tangki kecil. Itu paling hanya cukup dua hari, kemudian habis lagi,” ujarnya.

Saris pun menyampaikan apresiasi mewakili seluruh warga Dusun Pundung atas kepedulian ngedolemas.id yang hadir langsung membantu kebutuhan dasar warganya.

Melalui program bakti sosial ngedolemas.id yang diprioritaskan bagi kawasan dengan kondisi sumur warga mengering, beban pengeluaran masyarakat kini dapat ditekan secara signifikan.

Konsistensi penyaluran bantuan air bersih dari ngedolemas.id ini diharapkan mampu membantu warga melewati masa transisi cuaca hingga krisis air bersih di Pacitan akibat dampak kekeringan benar-benar berakhir.

“Kami sebagai yang dituakan mengucapkan terima kasih atas bantuannya. Semoga bantuan ini bermanfaat,”pungkas Saris.

No More Posts Available.

No more pages to load.