Pemkab Pacitan Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa, Bupati Aji Tekankan Ikhtiar Batiniah

oleh -8 Dilihat
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji memberikan sambutan pada acara Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara di Pendopo Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026) malam.
KHIDMAT: Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji saat menyampaikan pesan reflektif dalam acara Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara di Pendopo Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026) malam. (Foto: Putro Primanto/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayu Aji menegaskan bahwa kondusivitas dan keselamatan daerah tidak hanya bertumpu pada kerja keras manusia, melainkan juga kekuatan doa.

Pesan reflektif itu disampaikannya saat menghadiri Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa dan Negara yang berlangsung khidmat di Pendopo Kabupaten Pacitan, Selasa (20/10/2026) malam.

Di hadapan jajaran pimpinan daerah dan tokoh masyarakat, Mas Aji—sapaan akrab Bupati—mengajak seluruh elemen untuk mengedepankan kerendahan hati dalam memaknai setiap capaian.

Menurutnya, ikhtiar fisik manusia hanyalah bagian kecil dari penentu keberhasilan, sedangkan faktor utamanya adalah kehendak Sang Pencipta.

“Pernah saya mendengar, kehidupan ini satu persen yang zahir (lahiriah) dan sisanya yakni pertolongan Allah Swt.,” ujar Indrata Nur Bayu Aji.

Ia menilai, predikat Pacitan sebagai daerah yang adem ayem tentrem (tenang, damai, dan tenteram) merupakan buah dari perpaduan antara ikhtiar nyata dan munajat yang tak putus dipanjatkan warga.

“Bapak dan Ibu sekalian, Pacitan ini terkenal dengan kondisi adem ayem tentrem. Saya yakin kondisi ini tidak hanya karena perilaku masyarakat Pacitan, namun ada upaya-upaya yang terus dilakukan melalui ikhtiar dan doa yang dipanjatkan untuk itu,” lanjutnya.

Lebih jauh, Mas Aji memandang kepemimpinan bukan sekadar menjalankan tugas administratif di pemerintahan, melainkan juga ikatan batin dan doa yang saling menguatkan antara pemimpin dengan masyarakatnya.

“Menjadi pemimpin itu, selain bertugas memimpin jajaran masing-masing, juga didoakan masyarakatnya atau yang jenengan (Anda) pimpin,” tuturnya di hadapan para jemaah.

Menutup arahannya, Mas Aji menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang terus merawat kerukunan dan harmoni di Pacitan.

“Tentu saya berterima kasih untuk itu, sehingga semua berjalan dengan baik dan selamat,” pungkasnya.

Kegiatan spiritual ini diinisiasi Pemerintah Kabupaten Pacitan sebagai ikhtiar batiniah untuk menjaga ketenteraman daerah sekaligus memohon keselamatan bagi bangsa Indonesia agar senantiasa terhindar dari marabahaya.

No More Posts Available.

No more pages to load.