Pacitanku.com, PACITAN – Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiani, memaparkan penyaluran bantuan sosial dan program pemberdayaan senilai Rp11,49 miliar di Kabupaten Pacitan menyasar langsung kelompok rentan, pelaku usaha, hingga pembangunan desa, Kamis (22/10/2026).
Bantuan lintas sektor tersebut diserahkan bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dalam agenda Sapa Bansos di Pendopo Kabupaten Pacitan.
Restu menjelaskan, dukungan pemerintah provinsi ini dirancang melalui berbagai skema program guna mendongkrak kesejahteraan masyarakat Pacitan secara merata.
“Bantuan sosial yang disalurkan hari ini untuk Kabupaten Pacitan totalnya senilai Rp11.499.873.916,” ujar Restu.
Pada klaster perlindungan sosial, sasaran utama program mencakup warga lanjut usia melalui Program Keluarga Harapan (PKH) Plus, penyandang disabilitas melalui Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD), santunan fakir miskin, serta warga terdampak kemiskinan ekstrem.
Selain itu, intervensi kesejahteraan keluarga turut diperkuat lewat penyaluran paket gizi pencegahan stunting, perbaikan rumah tidak layak huni (bedah rumah), serta beasiswa pendidikan melalui program Satu Keluarga Satu Sarjana (SKSS).
Sementara pada klaster pemberdayaan ekonomi, program diarahkan untuk menopang kemandirian pelaku usaha mikro dan pekerja sektor riil. Bantuan disalurkan dalam bentuk zakat produktif, fasilitas rombong jualan, program Kewirausahaan Inklusif Produktif (KIP) Putri Jawara, serta pemberdayaan nelayan.
Adapun untuk penguatan infrastruktur dan ekonomi perdesaan, sasaran bantuan meliputi Program Desa Berdaya, bantuan keuangan desa, hibah alat dan mesin pertanian bagi kelompok tani, serta pembinaan jalan kabupaten.
Para pilar kesejahteraan sosial di lapangan juga menerima dukungan berupa bantuan operasional pendamping PKH Plus serta tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Di samping penyaluran bantuan terprogram, kegiatan Sapa Bansos pada momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur dan Hari Santri 2026 ini juga membuka akses layanan langsung bagi warga.
Masyarakat Pacitan dapat memanfaatkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG), khitanan, layanan psikososial anak, perpustakaan keliling, hingga bazar UMKM lokal di area pendopo.












