Pacitanku.com, PACITAN – Malam puncak Festival Film Horor (FFH) 2026 di Alun-Alun Kabupaten Pacitan resmi berakhir meriah pada Sabtu (17/10/2026) malam. Mengusung tema “INDIGO”, ajang ini menobatkan film Hapus sebagai peraih Piala Bergilir Tengkorak Mbah Sayem.
Gelaran festival film horor satu-satunya di Indonesia ini sekaligus menjadi pintu bagi sineas daerah untuk menembus jaringan distribusi layar nasional.
Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf), Cecep Rukendi, menyebutkan bahwa genre horor saat ini menguasai lebih dari 40 persen pangsa pasar perfilman Indonesia karena kedekatannya dengan budaya lokal.

Mewakili Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, ia mendorong agar karya sineas daerah dapat naik kelas ke tingkat nasional hingga internasional.
“Saat ini adalah zamannya ekonomi kreatif, di mana kreativitas bernilai ekonomi tanpa batas jika dilindungi kekayaan intelektualnya. Kami berharap sineas daerah dapat terus naik kelas menjadi national bahkan international champion melalui persiapan distribusi layar yang lebih luas di masa depan,” tutur Cecep di hadapan ribuan penonton yang memadati alun-alun.
Senada, Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI), Fauzan Zidni, berkomitmen membuka jalur distribusi bagi karya para pemenang agar dapat dinikmati masyarakat luas di berbagai penjuru tanah air.
Menurutnya, esensi utama sebuah festival film adalah mempertemukan karya dengan penonton.
“Yang paling penting itu bukan hadiah atau angkanya, tetapi apresiasi dan ruang untuk film-film ini bertemu dengan penontonnya. Buat kami, filmmaker di Indonesia, penonton adalah alasan mengapa kami membuat film,” ungkap Fauzan.
Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menilai kesuksesan FFH 2026 berdampak langsung pada promosi daerah. Tidak hanya diikuti sineas nasional, festival ini juga mewadahi kreativitas warga lokal, mulai dari pelajar SMP, SMK, hingga kelompok PKK dan Karang Taruna.

“Kegiatan ini tidak hanya menghibur masyarakat, tetapi mengangkat nama Kabupaten Pacitan di tingkat nasional. Saya mengapresiasi seluruh sineas, dewan juri, panitia Ruang Film, dan para pendukung acara. Insyaallah kegiatan ini memberikan manfaat besar dan sampai bertemu kembali di tahun 2027,”kata Mas Aji.
Kemeriahan malam penutupan yang turut dihadiri Festival Director FFH 2026 Idham Nugrahadi serta akademisi perfilman Ekky Imanjaya ini makin terasa lewat pertunjukan tari kolosal “Umbul Donga”.
Tarian bermakna melangitkan doa dari Sanggar Pradnya tersebut tampil memukau melalui aksi teatrikal 15 penari yang muncul langsung dari tengah kerumunan penonton.
Rangkaian FFH 2026 yang terwujud berkat kolaborasi komunitas Ruang Film Pacitan, Kemenekraf RI, BPI, Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI Jatim, dan Pemkab Pacitan ini resmi berakhir melalui prosesi pemadaman lampu penjor (Turn Off Lampu Badai Ceremony), sebelum ditutup dengan penampilan grup musik Overnight.
Pada malam puncak tersebut, Bupati Pacitan bersama Deputi Kemenekraf menyerahkan langsung Piala Bergilir Tengkorak Mbah Sayem kepada film Hapus sebagai pemenang utama, diikuti pengumuman pemenang untuk empat kategori kompetisi dan ekshibisi. Berikut daftar lengkap pemenang FFH 2026:
1. Kategori Umum Nasional (Piala Bergilir Tengkorak Mbah Sayem)
- Juara 1: Hapus
- Juara 2: Muliha
- Juara 3: Lidah Api
- Special Mention: Junio’s First Kiss (b&w)
2. Kategori Pelajar Regional Jawa Timur
- Juara 1: Silentium – Kreasinema (Sidoarjo)
- Juara 2: Kesurupan – Tim Wingin Tesaiga (Ponorogo)
- Juara 3: MENUJU TKA – Bravo271
- Special Mention: SMRITI – Tim Produksi DKV SMK PGRI Ngadirojo
3. Kategori Ekshibisi PKK & Karang Taruna
- Juara 1: Dalan Mulih – PKK & Karang Taruna Kecamatan Donorojo
- Juara 2: Ghendis
- Juara 3: Gimbang
- Harapan 1, 2, 3: ATMA Benjana, Aib, dan Seramnya Judi Online
- Special Mention: Belik Bolak Balik – PKK & Karang Taruna Kecamatan Bandar
4. Kategori Ekshibisi Pelajar SMP
- Juara 1: Sekar Kamboja – SMPN 1 Ngadirojo
- Juara 2: Klepto – SMPN 5 Sudimoro
- Juara 3: Shadow – SMPN 1 Pacitan
- Special Mention: Bangku Kosong Terakhir – EXVOS SPENSAKA











