Pacitanku.com, PACITAN — Menghadapi disrupsi digital dan kecerdasan buatan (AI), sebanyak 68 jurnalis anggota Forum Pewarta Pacitan (FPPA) menggunakan hak pilihnya dalam agenda tiga tahunan Pemilihan Ketua FPPA.
Pemilihan nakhoda baru FPPA ini digelar di Gedung Karya Darma, kompleks Pendopo Kabupaten Pacitan, Kamis (8/10/2026).
Pemilihan ketua organisasi pers lokal ini turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho, bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Mengusung tema “Bersatu dalam Karya, Kuat dalam Berita,” agenda ini menjadi momentum krusial untuk menentukan arah masa depan jurnalisme di Pacitan.
Empat kandidat bersaing memperebutkan kursi kepemimpinan, yakni Sutikno (nomor urut 1 -calon petahana-), Joko Wiyono (nomor urut 2), Rojihan (nomor urut 3), dan Agus W (nomor urut 4).
Keempatnya dituntut tidak sekadar mengandalkan popularitas, tetapi harus mampu menjawab tantangan kompleks profesi wartawan masa kini.
Tantangan tersebut mencakup derasnya arus informasi, perubahan pola konsumsi berita, perlindungan profesi, serta kesejahteraan jurnalis.
Ketua Panitia Pemilihan FPPA, Wiwin Winarni, memastikan seluruh tahapan berjalan transparan, demokratis, dan terbuka di hadapan anggota serta saksi tiap kandidat.
Proses pemungutan suara diawali dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2024–2026 yang sebelumnya dipimpin oleh Sutikno.
“Pembacaan laporan pertanggungjawaban dibacakan secara keseluruhan, guna dipertanggungjawabkan pada forum FPPA,” tegas Wiwin.
Ketua terpilih nantinya memikul tanggung jawab besar untuk membawa FPPA—yang resmi menjadi perkumpulan berbadan hukum sejak 8 Februari 2019—menjadi wadah wartawan yang makin independen dan profesional.
Kepemimpinan baru ini juga diharapkan mampu mempererat sinergi antara jurnalis dengan berbagai elemen masyarakat serta pemerintah daerah di tengah derasnya arus perubahan zaman.












