Ditinggal Istri Ikut Karnaval, Dapur Rumah Warga Pringkuku Pacitan Ludes Terbakar Usai Terdengar Ledakan

oleh -113 Dilihat
Petugas Damkar Pacitan melakukan pembasahan sisa kebakaran dapur rumah warga di Pringkuku
Kondisi dapur rumah warga di Dusun Pindul, Desa Pringkuku, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan yang ludes terbakar pada Selasa (25/8/2026) pagi. Kebakaran terjadi saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal pemiliknya mengikuti karnaval. (Foto: Dok. Damkar Pacitan)

Pacitanku.com, PRINGKUKU – Nasib nahas menimpa sebuah keluarga di Dusun Pindul, Desa Pringkuku, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan.

Dapur seluas 12 meter persegi milik warga setempat ludes dilalap si jago merah pada Selasa (25/8/2026) pagi, tepat saat rumah dalam kondisi kosong karena ditinggal penghuninya beraktivitas.

Insiden ini pertama kali diketahui oleh saksi mata bernama Wiwit, yang mendadak dikejutkan oleh suara ledakan dari arah rumah korban. Saat dihampiri, kobaran api sudah membesar dan melahap habis bangunan dapur.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadam Kebakaran (Damkar) Satpol PP Pacitan, Sugito, mengonfirmasi bahwa saat insiden terjadi, tidak ada satupun penghuni di dalam rumah.

“Menurut keterangan saksi, hari ini di Dusun Pindul sedang ada kegiatan karnaval. Istri pemilik rumah mengikuti karnaval tersebut, sementara sang suami sedang mencari pakan ternak, sehingga rumah dipastikan dalam kondisi kosong,” ujar Sugito saat memberikan keterangan, Selasa (25/8/2026).

Sugito menjelaskan, warga yang panik melihat besarnya api langsung bergotong royong melakukan pemadaman mandiri sembari melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Damkar pada pukul 07.54 WIB.

Berkat kesigapan warga sekitar, api pokok berhasil dipadamkan pada pukul 08.01 WIB sebelum merambat ke bangunan utama.

“Saksi mendengar suara ledakan dan saat dihampiri api sudah besar membakar dapur. Ia kemudian memanggil warga terdekat untuk berusaha mematikan api, lalu melapor ke Damkar,” tambahnya.

Merespons laporan dari warga bernama R. Setiawan, Damkar Pacitan langsung menerjunkan 16 personel beserta empat armada yang terdiri dari Unit Fire Punung Raya, Unit Fire Hunter, serta dua unit Water Supply. Rombongan tiba di lokasi kejadian (TKK) pada pukul 08.20 WIB.

Meski api pokok telah dipadamkan warga, tim Damkar tetap melakukan prosedur pembasahan secara menyeluruh di area seluas 12 meter persegi tersebut untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa. Proses pembasahan dinyatakan selesai dan lokasi kembali kondusif pada pukul 09.22 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan yang memicu kebakaran tersebut masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun kerugian material masih dalam tahap penghitungan.

Video Aksi Damkar Pacitan: Siaga 24 Jam Lawan Api Hingga Selamatkan Sapi | Siniar Kertas Kosong Eps. 53

No More Posts Available.

No more pages to load.