Tak Lupakan Akar Sejarah! Ziarah Khidmat Pemkab Pacitan ke Makam Ki Ageng Petung Kobarkan Api Perjuangan di Hari Jadi ke-281

oleh -145 Dilihat
Prosesi ziarah dan doa bersama di makam Ki Ageng Petung oleh jajaran Pemkab Pacitan.
Wakil Bupati beserta jajaran Pemkab Pacitan dan Forkopimda saat melaksanakan prosesi ziarah di makam Ki Ageng Petung, Desa Kembang, Jumat (13/2/2026), sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan.(Foto: Lurin Enggar Chintia/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-281 Kabupaten Pacitan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan menggelar ziarah khidmat ke makam cikal bakal daerah, Ki Ageng Petung, di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan pada Jumat (13/2/2026) pagi.

Prosesi penghormatan yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Pacitan Gagarin ini turut diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran kepala OPD, dan warga setempat.

Baca juga: Rawat Ingatan Sejarah, Pemkab Pacitan Gelar Ziarah Makam Tokoh Pendiri di Momen Hari Jadi ke-281

Rangkaian agenda resmi daerah yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut diawali dengan penghormatan kepada tokoh pendahulu, dilanjutkan pembacaan tahlil, doa bersama, dan tabur bunga.

Suasana religius dan penuh rasa hormat sangat terasa saat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kementerian Agama Kabupaten Pacitan, Luluk Usman, memimpin jalannya doa.

Baca juga: Napak Tilas Berkuda Menuju Makam Tumenggung Notopuro, Cara Warga Sukoharjo Rawat Sejarah Cikal Bakal Pacitan

Kehadiran unsur Kemenag dalam prosesi tersebut tidak sekadar menguatkan nuansa spiritual, tetapi juga mempertegas makna ziarah sebagai wadah refleksi sejarah.

Luluk Usman menekankan bahwa tradisi tahunan ini merupakan sarana edukasi dan keteladanan bagi generasi penerus.

“Ziarah ini menjadi pengingat bahwa Pacitan berdiri atas perjuangan para pendahulu. Kita berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat meneladani semangat perjuangan, persatuan, dan kebersamaan yang diwariskan para tokoh terdahulu,”kata Luluk.

Sementara itu, warga setempat menyambut antusias kegiatan ini dan menilainya sebagai tradisi luhur yang wajib dijaga.

Melalui momentum peringatan hari jadi ini, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah diharapkan terus terinspirasi untuk bersinergi membangun Kabupaten Pacitan yang semakin maju, religius, dan berkarakter.