Pacitanku.com, TULAKAN — Nasib nahas menimpa Jumali, warga Dusun Krajan, Desa Gasang, Kecamatan Tulakan, yang harus meregang nyawa di jalan raya setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di jalur Jatigunung-Bubakan, Kabupaten Pacitan.
Pria berusia 55 tahun tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka parah di bagian kepala setelah tubuhnya terlindas roda belakang truk saat hendak menyalip kendaraan di depannya pada Rabu sore (28/1/2026).
Peristiwa memilukan yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini bermula ketika korban mengendarai sepeda motor Yamaha Vega bernomor polisi BM 3511 RO melaju dari arah selatan menuju utara.
Saat itu korban tidak sendirian, melainkan membonceng Serli Wahyu Diana, seorang pelajar berusia 19 tahun yang juga beralamat sama dengan korban.
Sesampainya di Dusun Crabak, Desa Jatigunung, korban berupaya mendahului kendaraan di depannya, namun nahas justru terjadi benturan dengan sebuah truk Mitsubishi engkel bernomor polisi AE 8925 YE berwarna kuning yang dikemudikan oleh Edi Susanto.
Akibat benturan tersebut, keseimbangan motor goyah hingga menyebabkan pengendara dan penumpangnya terjatuh.
Tragisnya, posisi jatuhnya korban tepat berada di jalur lintasan roda belakang sebelah kanan truk, sehingga kecelakaan fatal tak terhindarkan.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi segera melakukan evakuasi korban dan mengamankan barang bukti untuk menghindari kemacetan di jalur poros kecamatan tersebut.
Kasat Lantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko membenarkan adanya insiden fatal yang melibatkan kendaraan roda dua dan roda empat tersebut.
Menurutnya, posisi jatuh korban sangat fatal karena berada tepat di jalur roda kendaraan berat yang sedang melaju.
“Berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan saksi di lokasi, kendaraan roda dua ini bersenggolan saat hendak mendahului. Pengemudi motor terjatuh di aspal dan terlindas roda belakang kanan truk, sedangkan penumpangnya jatuh mengarah ke kanan dan alhamdulillah selamat meski mengalami luka-luka,”kata Kasat Lants.
Korban Jumali dinyatakan meninggal dunia di tempat akibat cedera kepala berat, sementara Serli Wahyu Diana yang mengalami luka di bagian kaki langsung mendapatkan pertolongan medis dalam kondisi sadar.
Pengemudi truk, Edi Susanto, warga Desa Kebondalem, Tegalombo, tidak mengalami luka fisik namun tetap dimintai keterangan oleh petugas kepolisian untuk proses penyelidikan lebih lanjut guna memastikan detail kronologi kejadian.












