Pacitanku.com, PACITAN – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan dua kendaraan roda empat terjadi di Jalur Lintas Selatan (JLS) Pacitan-Trenggalek, tepatnya di kawasan Jembatan Dangkal, Dusun Pringkatung, Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung, pada Sabtu (6/12) siang.
Insiden tabrakan depan atau adu banteng ini mengakibatkan tiga orang mengalami luka-luka dan kedua kendaraan ringsek parah di bagian depan.
Peristiwa nahas tersebut berlangsung sekitar pukul 12.30 WIB. Kejadian bermula ketika sebuah minibus Toyota Avanza berwarna putih dengan nomor polisi AE 1022 XC melaju dari arah Pacitan menuju Ngadirojo.
Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Yoga Apriska Rizky (27), seorang guru asal Desa Tanjungpuro, Kecamatan Ngadirojo, yang membawa penumpang bernama Wijiati (57).
Setibanya di lokasi kejadian yang merupakan jalan lurus menjelang jembatan, pengemudi Avanza diduga kehilangan konsentrasi.
Mobil tiba-tiba oleng ke kanan hingga memakan badan jalan jalur berlawanan. Di saat bersamaan, dari arah sebaliknya atau dari arah Ngadirojo menuju Pacitan, melaju truk engkel Mitsubishi berwarna kuning dengan nomor polisi AE 8207 YE yang dikemudikan Riyon Eka Zulianto (39), warga Desa Semanten.
Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan keras pun tak terhindarkan.
Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Pacitan, AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, membenarkan peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), kecelakaan diduga kuat dipicu oleh kondisi pengemudi minibus yang tidak prima.
“Pengemudi Avanza hilang kendali kemudi karena diduga mengantuk sehingga mobil masuk jalur arah berlawanan secara tiba-tiba dan menumbur truk yang sedang melaju,”jelasnya.
Akibat benturan keras tersebut, pengemudi Avanza, Yoga Apriska Rizky, mengalami nyeri pada pergelangan tangan kanan, panggul kiri, serta lecet pada dagu dan dahi.
Penumpangnya, Wijiati, menderita nyeri panggul, luka lecet di bibir, dan memar tangan kiri. Sementara itu, pengemudi truk, Riyon Eka Zulianto, mengalami luka pada kaki kanan.
“Meski mengalami luka-luka, seluruh korban dipastikan dalam kondisi sadar saat dievakuasi petugas,”ujar Kasat lantas.
Pihak kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Pacitan segera bertindak cepat dengan mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban dan kendaraan, serta mengatur arus lalu lintas di jalur nasional tersebut agar tidak menimbulkan kemacetan.
“Polisi juga telah mengamankan barang bukti kedua kendaraan yang mengalami kerusakan pada bodi bagian depan untuk proses penyelidikan lebih lanjut,”pungkasnya.












