Survei UMN dan Wavemaker Ungkap Preferensi Iklan Pindah ke Digital dan Influencer Marketing

oleh -120 Dilihat
Lanskap periklanan berubah! Riset terbaru dari UMN dan Wavemaker menunjukkan penurunan iklan konvensional, seiring dengan lonjakan masif pada iklan digital dan influencer marketing. Dalam Local Media Summit (LMS) 2025, terungkap bahwa minat ke TV menurun 20% per tahun, sebaliknya, minat ke media sosial naik 20% setiap tahunnya. (Foto: Dok. LMS)

Pacitanku.com, JAKARTA – Transformasi lanskap periklanan menjadi sorotan dalam Local Media Summit (LMS) 2025 di Hotel JW Marriott Jakarta, Selasa (7/10/2025).

Riset terbaru dari Universitas Multimedia Nusantara (UMN) dan Wavemaker menunjukkan adanya penurunan industri periklanan umum pascapandemi, dengan pertumbuhan iklan digital dan influencer marketing yang menonjol.

Head of Magister Program and Researcher UMN Ignatius Haryanto, memaparkan hasil survei yang menunjukkan adanya perpindahan preferensi iklan secara masif.

“Preferensi iklan menunjukkan perpindahan besar ke digital ads dan influencer marketing,” ujarnya.

Survei ini juga menemukan bahwa Gen Z sangat adaptif terhadap pemberitaan digital, sementara media mainstream masih dianggap penting untuk legitimasi.

Partner Client Leadership Wavemaker Vidya Candra Apriawan menambahkan bahwa minat terhadap televisi menurun 20% per tahun, sebaliknya, minat terhadap media sosial meningkat 20% setiap tahunnya.

Fenomena ini menekankan pentingnya persaingan ide yang lebih cerdas di era AI.

Menanggapi tantangan tersebut, Kristy Nelwan, Head of Communication Unilever Indonesia, membagikan pandangannya tentang strategi tepat bagi media lokal.

Ia menilai, keberhasilan media lokal terletak pada kemampuannya menyajikan berita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari audiens.

Kristy menegaskan, media lokal harus menjadi agen perubahan sosial, misalnya membantu audiens memahami isu-isu kompleks seperti disabilitas dan tantangan lingkungan, termasuk kolaborasi dalam mengatasi masalah sampah plastik.

LMS 2025 yang digelar pada 7-8 Oktober 2025 di Jakarta ini menjadi wadah bagi media lokal, media alternatif berbasis komunitas, dan media segmentasi khusus untuk berbagi pengalaman dan membangun pasar media yang berkelanjutan melalui inovasi model bisnis.

No More Posts Available.

No more pages to load.