HUT Ke-80 TNI, Prajurit Pacitan Diimbau Perkuat Kemanunggalan dan Waspada Isu Provokatif

oleh -124 Dilihat
Peringatan HUT ke-80 TNI di Pacitan digelar khidmat, Minggu (5/10/2025). Inspektur upacara, Letkol Lek Hendrawan, membacakan amanat Panglima TNI yang menekankan pentingnya kemanunggalan TNI-Rakyat, waspada isu provokatif, dan bijak dalam bermedia sosial. (Foto: Putro Primanto/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Tentara Nasional Indonesia (TNI) tahun 2025 digelar khidmat di halaman Pendopo Kabupaten Pacitan pada Minggu (5/10/2025) pagi.

Ratusan personel gabungan TNI, Polri, dan masyarakat antusias mengikuti upacara yang mengusung tema “TNI Prima – TNI Rakyat – Indonesia Maju”.

Inspektur Upacara (Irup), Letkol Lek Hendrawan Candra P. (Dan Sat Radar 221 Pacitan), yang membacakan amanat Panglima TNI, menjelaskan relevansi tema tersebut dengan visi TNI yang profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.

“Tema ini sangat relevan dengan visi dan misi TNI yang Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif dalam menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: Perkuat Kemanunggalan, Pacitan Gelar Upacara HUT Ke-80 TNI dengan Semangat Gotong Royong

Menurutnya, tema tersebut menegaskan kedekatan, kebersamaan, dan sinergitas TNI dengan seluruh komponen bangsa.

Ia juga menyoroti kompleksitas perubahan lingkungan strategis global, regional, dan nasional, yang menuntut TNI untuk terus meningkatkan kapabilitas alutsista dan sumber daya manusia.

Dalam menghadapi dinamika tersebut, prajurit diminta untuk senantiasa waspada dan tidak mudah terprovokasi.

“Dalam menghadapi dinamika tersebut, setiap prajurit TNI harus senantiasa waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah soliditas TNI, menghancurkan sinergitas TNI dengan Kementerian/Lembaga lain, serta merusak kemanunggalan TNI dengan rakyat,” jelasnya.

Secara khusus, Irup menekankan beberapa hal penting untuk dipedomani oleh seluruh Prajurit dan PNS TNI, termasuk perihal penggunaan media sosial.

Prajurit diimbau untuk bijak dalam bermedia sosial dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum tentu benar. Selain itu, prajurit diminta memperkokoh iman, meningkatkan soliditas dengan rakyat, serta melaksanakan setiap tugas dengan tulus dan ikhlas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI atas dedikasi dan loyalitas yang membuat TNI tetap mendapat kepercayaan di hati rakyat, seraya mengingatkan agar tidak berpuas diri.

No More Posts Available.

No more pages to load.