Lima Tim Semarakkan Festival Ronthek Pacitan 2022 Hari Pertama, dari ‘Metamorfosa’ Hingga ‘Baung Tengoro’

oleh -Dibaca 987 kali
SEMARAK. Grup ronthek Kebonagung menyemarakkan tampilan Festival Ronthek Gedhen tahun 2022. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Festival Ronthek Pacitan kembali digelar tahun 2022 setelah dua tahun vakum. Adapun hari pertama digelar pada Jumat (16/12/2022) di titik 0 Kilometer Pacitan.

Pada semarak hari pertama, sebanyak lima tim dari lima Kecamatan di Pacitan menunjukkan kebolehannya di hadapan puluhan ribu pemirsa, baik yang menonton secara langsung maupun melalui tayangan live streaming Youtube Pemkab Pacitan.

Dalam sambutannya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menyampaikan kerinduan akan festival Ronthek Pacitan yang dua tahun sempat vakum.

“Pripun kabare? Kabupaten Pacitan kembali menyelenggarakan Ronthek setelah dua tahun tidak ada, yang rasanya serasa beratus-ratus tahun, maka dari itu tanpa berlama-lama dengan mengucap bimillahirrahminarim, festival ronthek gedhen saya nyatakan dibuka dan dimulai,”kata Bupati dalam sambutan singkatnya.

Usai membuka, Bupati didampingi Forkopimda memukul Ronthek tanda dimulainya Festival budaya yang berlangsung selama dua hari itu.

Pada hari pertama, ada lima tim yang tampil. Penampilan pertama adalah  Ronthek dari wakil dari Kecamatan Pacitan dengan judul Metamorfosa. Mengenakan nuansa putih dan alami, Ronthek Pacitan yang menonjolkan semangat peduli lingkungan sukses menghibur masyarakat.

Baca juga: Kecamatan Pacitan Angkat Isu Lingkungan di Festival Ronthek 2022

Penampilan kedua dilanjutkan dari Ronthek Ki Sumodisastro Kecamatan Sudimoro dengan judul Ruwatan Kologanjur.

Dari Kecamatan di ujung perbatasan dengan Trenggalek ini, tampil dengan nuansa hitam dan diiringi pernak-pernik topeng jaranan yang tentu saja menjadi sajian unik dari Kecamatan Sudimoro.

Penampilan ketiga pada hari pertama dilanjutkan Ronthek Argo Jalu Kecamatan Kebonagung dengan judul keindahan alam kutho Pacitan.

Mengenakan kostum bernuansa biru, tampilan dari Kecamatan Kebonagung ini sangat unik. Tetap dengan fokus ke Ronthek, pernak-pernik yang dihadirkan juga sangat menarik, salah satunya adalah kuda putih.

Festival Ronthek hari pertama dilanjutkan tampilan keempat yang merupakan grup ronthek Bantaran Srodho Desa Karangrejo Kecamatan Arjosari.

Mengusung tema Arjosari bumi santri, semangat religi diusung dari Arjosari, baik dari nuansa musiknya yang bernuansa santri. Juga dari tampilan bernuansa putih dan berpeci serta berkerudung.

Tampilan Ronthek hari pertama ditutup dengan brilian oleh seni ronthek Baung Tengoro Desa Bungur Kecamatan Tulakan.

Cukup mengagetkan sekaligus sebagai hiburan yang sangat menyenangkan, karena ada suara hewan serigala dari grup ronthek ini. Tentu saja itu sebagai salah satu pernak-pernik hiburan Ronthek yang menghibur masyarakat.

Setelah lima tampilan pada hari pertama, festival Ronthek masih akan berlanjut pada hari Sabtu (17/12/2022) malam yang menampilan tujuh peserta dari tujuh kecamatan.

No More Posts Available.

No more pages to load.