Dinas PUPR Pacitan Masih Lakukan Kajian Terkait Rencana Bangun Bozem Cegah Banjir Kota

oleh -Dibaca 1,043 kali
Kepala Dinas PUPR Suparlan. (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pacitan masih melakukan pengkajian terkait rencana Bupati Pacitan yang akan membuat bozem untuk menampung air dalam rangka pencegahan banjir Kota.

Kepala Dinas PUPR Suparlan saat ditemui awak media, baru-baru ini mengatakan saat ini yang sedang dilakukan terkait rencana bozem untuk mengatasi banjir kota baru sebatas pengkajian.

“Ini masih kita lakukan pengkajian, apakah nanti layak atau tidak itu belum bisa dijelaskan saat ini, barangkali kita sampaikan ke teman-teman, pak Bupati menyampaikan itu masih dalam pengkajian,”kata pria yang akrab disapa Parlan ini.

Sebelumnya, Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji usai menerima audiensi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Pacitan pada Senin (24/10/2022) di Pacitan menyinggung rencana pembangunan bozem di Pacitan.

Pembangunan bozem tersebut, kata Bupati Aji, terus dikomunikasikan intens dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo sebagai pemangku wilayah sungai di Pacitan.

“Kami fokus jalin komunikasi intens dengan BBWS Bengawan Solo, kami mengusulkan selain memprioritaskan Pekerjaan rumah (PR) masa lalu artinya pada waktu banjir 2017 masih ada, bagaimana untuk menangani banjir dengan membuat bozem,”kata Bupati.

Sebagai informasi, bozem tersebut berfungsi sebagai salah satu cara untuk mengatasi banjir yang terjadi di Pacitan.

Bozem tersebut, kata Bupati, adalah untuk menampung air hujan. Sehingga, harapannya, kata Bupati, aliran air dari Kali tani dan Kali Kunir bisa tertampung dan dialirkan secara perlahan ke kota.

“Disitu ikhtiar dan niatan kami ke arah sana, meskipun kita tidak bisa menghindari dengan curah hujan tinggi intensitasnya seperti halnya beberapa waktu lalu, senormal apapun drainase yang kita punya dan sebagainya itu memang air bisa meluap karena memang curah hujannya yang tinggi,”pungkas Bupati.

Saat ini, pembangunan bozem yang dikatakan sukses untuk menangani banjir adalah di Kota Surabaya, Jawa Timur.