Lewati ke konten
Pacitanku
  •  
  • Pencarian
  • Media Profile
    • Kemitraan
  • CMS
    • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sorot Nasional
  • Nusantara Kini
  • Lintas Peristiwa
  • Jejak Pemerintahan
  • Jelajah Wisata
  • Jejak Budaya
  • Jejak Komunitas
  • Kabar Arena
    • Roda Otomotif
    • Bola Mania
    • Voli Nation
  • Duit & Bisnis
  • Jagat Rasa
  • Kisah Inspiratif
  • Lensa Sejarah
  • Mimbar Pesantren
  • Sorot Desa
  • Parlemen Bicara
  • Suara Demokrasi
Beranda » Cakrawala Ilmu » Psikolog Pacitan: Keluarga Memiliki Peran Paling Utama dalam Pembentukan Mental Karakter Anak

Psikolog Pacitan: Keluarga Memiliki Peran Paling Utama dalam Pembentukan Mental Karakter Anak

15 September 202215 September 2022oleh Pacitanku-24 Dilihat
oleh Pacitanku
Psikolog dari Netara rumah Psikologi Pacitan, Ni Made Ayu Diyah Rinawardani saat menjadi narasumber Podcast Kertas Kosong Pacitanku beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Pacitanku TV)

Pacitanku.com, PACITAN – Angka kasus bunuh diri di Pacitan selama setidaknya beberapa tahun terakhir cukup mengagetkan. Berdasarkan data dari Polres Pacitan, tahun 2020 terjadi 7 kasus bunuh diri, sedangkan tahun 2021 di Pacitan terjadi 24 kasus bunuh diri.

Dan pada tahun 2022 ini, yang cukup mengagetkan adalah pada bulan Juli lalu terjadi 3 kasus bunuh diri dalam waktu sepekan dengan berbagai alasan. Kondisi ini tentu menjadi warning untuk semua pihak, baik masyarakat, pemerhati sosial dan juga Pemerintah.

Close Ads X

Masih dalam rangka peringatan Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia atau disebut World Suicide Prevention Day, tepatnya 10 September 2022, beberapa waktu lalu Pacitanku TV (Pacitanku Grup) berbincang dengan psikolog asal Pacitan, Ni Made Ayu Diyah Rinawardani dalam program Podcast Kertas Kosong.

Lalu bagaimana psikolog dari Rumah Psikologi Netara ini memberikan pandangannya terkait kasus bunuh diri?

Menurut perempuan yang akrab disapa Made ini mengungkapkan setiap orang pasti akan mengalami berbagai macam masalah. Namun yang membedakannya bagaimana cara membedakannya adalah cara menyelesaikannya.

“Hampir semua mengalami lah, muda, tua, anak kecil, anak kecil, semua punya masalah, tapi kekuatan atau kemampuan dia menyelesaikan masalah itu ini yang harus menjadi perhatian kita, kenapa kok yang satunya masalahnya berat tapi masih bisa bertahan, tapi kok ada yang sekilas cuma masalah sepele, sampai bunuh diri, itu menjadi perhatian kita,”jelasnya.

Lebih lanjut, Made mengungkapkan kasus bunuh diri yang terjadi bisa terjadi karena mungkin latar belakang dari keluarga, dalam lingkungan rumah ini yang membuat tidak mampu menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

“Jadi bisa jadi dengan karakter dia ini dianggap lemah, karena tidak mampu menyelesaikan permasalahan, sebenarnya kita sebagai manusia kodrat kita, insting kita sakit aja bagaimana carane golek obat, kenapa dia memilih untuk mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri. Ini kan menjadi tidak wajar, dan tidak terlepas dari lingkungan, keluarga, atau karakter orang itu sendiri kemudian lingkungan teman sebayanya itu menjadi pertimbangan alasan melakukan bunuh diri,”paparnya.

Terkait dengan ketidakwajaran dalam kondisi seseorang, misalkan sekilas fisiknya bagus tetapi ternyata memiliki gangguan mental dan bahkan memilih melakukan aksi bunuh diri, Made mengungkapkan secara medis kondisi itu memang itu sangat mungkin terjadi.

“Jadi gangguan mental itu bisa menyerang siapapun, cuma yang membedakan adalah karakter orang itu tertutupnya seperti apa sehingga dia mudah kena tekanan, sehingga gangguan mental itu sangat rentan gampang sekali masuk ke individu sendiri. Jadi ada banyak karakter rentan sekali untuk gangguan itu sangat mungkin. Dan itu banyak faktor yang mempengaruhi mental seseorang,”jelas Made.

Lebih lanjut, Made mengatakan salah satu faktor yang mempengaruhi mental seseorang adalah pola asuh orang tua.

“Bagaimana orang tua membiasakan anak dalam keluarga, misal anak terlalu dimanja, setiap anak ada masalah orang tuanya maju, ini akan mengakibatkan anak tidak biasa menerima tekanan, sehingga akhirnya begitu menerima tekanan dan tidak bisa meminta bantuan siapapun, pikirannya ya bunuh diri itu jadi penyelesaian menurut dia. Sedangkan sebenarnya tidak harus begitu, ketika ada tekanan masuk, bagaimana ini harus minta bantuan orang, sehingga pola asuh dari orang tua sangat mempengaruhi,”ungkap dia.

Di sisi lain, imbuh dia, jika ada orang tua yang justru keras mengekang, maka anak tidak bisa mengeluarkan apa yang ada di dalam diri.

“Aku takut sama orang tua, nanti kalau cerita takut dimarahi orang tua, jadi akhirnya anak ini tidak tahu harus cerita ke siapa, sedangkan kalau cerita ke temannya ya kalau ini aib malah menyebar kemana-mana itu, kondisi ini  juga bisa membahayakan mental,”tandas dia.

Sehingga, peran orang tua dalam membangun karakter dan mental anak, imbuh Made, adalah dengan orang tua bisa memberikan pemahaman. Kemudian juga, imbuh dia, lingkungan itu memerikan support harus bagaimana untuk memperbaiki permasalahan tanpa melakukan aksi bunuh diri.

“Jadi penguat mental seseorang itu di dalam rumah. Dengan mengontrol kegiatan anak, mainnya anak kemana saja, keluarga yang bisa mengontrol, keluarga itu yang paling utama dalam pembentukan karakter anak,”pungkasnya.

Ditag Bunuh Diri Kasus Bunuh Diri Mental Karakter Anak Ni Made Ayu Diyah Rinawardani Psikologo
Berita Terkait
  • Diduga Microsleep, Honda CRV Ringsek Tabrak Pagar di Jalur Alternatif Pacitan-Pringkuku, Kerugian Capai Rp30 Juta
  • Pemkab Pacitan Apresiasi “Multiplier Effect” HUT ke-18 Parai Beach Resort, Sukses Gerakkan Ekonomi Daerah
  • Piala Panglima TNI: Kodim 0801 Pacitan Sulap Permainan Domino Jadi Ajang Pencarian Atlet
oleh Pacitanku
Penulis: Dwi Purnawan
  • Ikuti Kami Pada

Navigasi pos

Pos sebelumnya Damhudi Terpilih Jadi Ketua HNSI Pacitan, Wabup Gagarin Harapkan Mampu Wadahi Aspirasi Nelayan
Pos berikutnya Diduga Korsleting, Minibus Livina Terbakar di Tanjakan Mloko Pacitan

Baca Lainnya

  • Kondisi mobil Honda CRV hitam yang ringsek usai menabrak pondasi pagar di selokan Jalan Alternatif Pacitan-Pringkuku.
    Diduga Microsleep, Honda CRV Ringsek Tabrak Pagar di Jalur Alternatif Pacitan-Pringkuku, Kerugian Capai Rp30 Juta
  • Ratusan peserta antusias mengikuti Fun Run 5K di kawasan Parai Beach Resort Teleng Ria Pacitan.
    Pemkab Pacitan Apresiasi “Multiplier Effect” HUT ke-18 Parai Beach Resort, Sukses Gerakkan Ekonomi Daerah
  • Suasana pembukaan Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Kodim 0801 Pacitan secara virtual.
    Piala Panglima TNI: Kodim 0801 Pacitan Sulap Permainan Domino Jadi Ajang Pencarian Atlet
  • Penyerahan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Pacitan di Harpelnas 2026.
    Peringati Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Pacitan Serahkan Santunan JKM kepada Ahli Waris PLKB
  • Pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan masa bakti 2025-2030.
    Efi Suraningsih Pimpin Dekranasda Pacitan 2025-2030, Siap Tancap Gas Angkat Kerajinan Lokal

Warta Terkini

  • Kondisi mobil Honda CRV hitam yang ringsek usai menabrak pondasi pagar di selokan Jalan Alternatif Pacitan-Pringkuku. Diduga Microsleep, Honda CRV Ringsek Tabrak Pagar di Jalur Alternatif Pacitan-Pringku…
    30 September 2026
  • Ratusan peserta antusias mengikuti Fun Run 5K di kawasan Parai Beach Resort Teleng Ria Pacitan. Pemkab Pacitan Apresiasi “Multiplier Effect” HUT ke-18 Parai Beach Resort…
    30 September 2026
  • Suasana pembukaan Turnamen Domino ORADO 101 Piala Panglima TNI di Kodim 0801 Pacitan secara virtual. Piala Panglima TNI: Kodim 0801 Pacitan Sulap Permainan Domino Jadi Ajang Pencarian At…
    29 September 2026
  • Penyerahan santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Pacitan di Harpelnas 2026. Peringati Harpelnas 2026, BPJS Ketenagakerjaan Pacitan Serahkan Santunan JKM kepada A…
    29 September 2026
  • Pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan masa bakti 2025-2030. Efi Suraningsih Pimpin Dekranasda Pacitan 2025-2030, Siap Tancap Gas Angkat Kerajinan…
    29 September 2026
  • Foto ilustrasi musim kemarau Waspada Kemarau Panjang! Dampak El Nino Kuat, Musim Hujan di Pacitan Mundur Dua Bulan
    29 September 2026
  • Wisatawan lari berhamburan saat gelombang tinggi tiba-tiba menerjang bibir Pantai Watukarung di Kabupaten Pacitan. Waspada! Fase Purnama Picu Gelombang Tinggi di Pacitan, Wisatawan Dilarang Lengah
    28 September 2026
  • Skuad tim Kabaddi Kabupaten Pacitan berlaga di ajang Kejurprov Kabaddi Junior Jatim 2026. Dramatis! Bikin Repot Surabaya, Tim Kabaddi Pacitan Borong Medali di Kejurprov Jatim …
    28 September 2026
  • Petugas Damkar Pacitan saat mengevakuasi ular king kobra sepanjang 3 meter di Banjarsari. Bikin Merinding! King Kobra 3 Meter Dievakuasi dari Dapur Warga Banjarsari Pacitan
    28 September 2026
  • Petugas Damkar Pacitan melakukan pembasahan sisa kebakaran di pabrik kayu UD Manfaat Berkah Grup, Karangrejo. Pabrik Kayu di Pacitan Ludes Terbakar Saat Dini Hari, Kerugian Tembus Rp2 Miliar
    28 September 2026

Pemerintahan

  • Pengukuhan pengurus Dekranasda Kabupaten Pacitan masa bakti 2025-2030. Efi Suraningsih Pimpin Dekranasda Pacitan 2025-2030, Siap Tancap Gas Angkat Kera…
    29 September 2026
  • Foto ilustrasi musim kemarau Waspada Kemarau Panjang! Dampak El Nino Kuat, Musim Hujan di Pacitan Mundur Dua …
    29 September 2026
  • Wisatawan lari berhamburan saat gelombang tinggi tiba-tiba menerjang bibir Pantai Watukarung di Kabupaten Pacitan. Waspada! Fase Purnama Picu Gelombang Tinggi di Pacitan, Wisatawan Dilarang Lenga…
    28 September 2026
  • Konjen Jepang Surabaya Takonai Susumu menyerahkan mobil Unit Donor Darah kepada Ketua PMI Pacitan disaksikan Wabup Gagarin Sumrambah. Pakai Uang Pajak Warga, Jepang Sumbang Mobil Donor Darah Rp650 Juta untuk PMI Pa…
    17 September 2026
  • Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pacitan Heri Setijono menjelaskan penerapan data tunggal DTSEN. Pacitan Jadi Percontohan Digitalisasi Bansos 2027, Warga Bisa Daftar dan Sanggah…
    15 September 2026

Lintas Peristiwa

  • Kondisi mobil Honda CRV hitam yang ringsek usai menabrak pondasi pagar di selokan Jalan Alternatif Pacitan-Pringkuku. Diduga Microsleep, Honda CRV Ringsek Tabrak Pagar di Jalur Alternatif Pacitan-Pr…
    30 September 2026
  • Petugas Damkar Pacitan saat mengevakuasi ular king kobra sepanjang 3 meter di Banjarsari. Bikin Merinding! King Kobra 3 Meter Dievakuasi dari Dapur Warga Banjarsari Pacit…
    28 September 2026
  • Petugas Damkar Pacitan melakukan pembasahan sisa kebakaran di pabrik kayu UD Manfaat Berkah Grup, Karangrejo. Pabrik Kayu di Pacitan Ludes Terbakar Saat Dini Hari, Kerugian Tembus Rp2 Miliar
    28 September 2026
  • Ilustrasi dua sepeda motor ringsek pascakecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Ngadirojo-Tulakan, Pacitan. Gagal Kendalikan Motor Tanpa Nopol, Remaja Asal Tanjungpuro Tabrak Tiga Penumpan…
    26 September 2026

Pencarian Populer

  • Pacitan
  • Berita Pacitan Hari ini
  • Pacitanku
  • Video
  • Indartato
  • Bupati Pacitan
  • Pemkab Pacitan
  • Indrata Nur Bayuaji
  • Pilbup Pacitan
  • COVID-19

Ekbis

  • Dialog Interaktif Lingkungan Hidup Pacitan Perkuat Sinergi Pentahelix, Pengelola…
  • Tim BRI BO Pacitan kunjungi dan sosialisasi program KUR kepada nasabah UMKM Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pacitan Salurkan KUR Rp263 M hingga April 2026
  • Nasabah sedang mencoba Mesin Digital Customer Service CS di BRI Kantor Cabang Pacitan untuk buka rekening tanpa antre. Buka Tabungan Tanpa Antre, BRI Cabang Pacitan Hadirkan Mesin Digital CS untuk La…
  • Berkah Libur Nataru, Supplier Kelapa Muda di Pacitan Kewalahan Layani Pesanan hi…
  • Hashim Djojohadikusumo Masuk ke Industri Aset Digital: Arsari Group Resmi Jadi P…
© PT Pacitanku Digital Media 2023
  • Tata Cara Pasang Iklan
  • Cyber Media Guidelines

Pacitanku Digital Media

Pacitanku Networks