DPRD Minta Pemkab Segera Selesaikan Persoalan Pasar Tulakan Agar Pedagang Bisa Berdagang dengan Normal

oleh -Dibaca 1,901 kali
Ketua DPRD Pacitan Ronny Wahyono. (Foto: Putro Primanto)

Pacitanku.com, PACITAN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pacitan Ronny Wahyono meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pacitan untuk segera menyelesaikan persoalan Pasar Tulakan yang hingga kini masih berlarut-larut.

“Dari DPRD ini kan bukan lembaga pengadilan, cuma pada intinya kami mengharapkan (persoalan) Pasar Tulakan bisa diselesaikan, agar pedagang bisa segera berdagang dengan normal kembali,” kata Ronny usai menerima audiensi sejumlah elemen masyarakat, Rabu (10/8/2022) di Kantor DPRD Pacitan.

“Artinya kita tidak mikir menang kalah atau pengajuan kembali, silahkan itu ranahnya Pemda, tapi pada intinya ya segera selesaikan,”imbuhnya.

Terkait anggaran pembelian lahan Pasar Tulakan, kata Ronny, pihaknya sudah menganggarkan lebih dari Rp 4 miliar.

“Anggaran pembelian lahan sudah kita anggarkan berdasarkan hasil appraisal Rp 4 miliar lebih di tahun ini, tinggal nanti prosesnya bagaimana, karena kan hasil appraisal itu kan pasarannya Rp 4 miliar, tinggal pemiliki lahan itu menerima atau enggak, kalau menerima ya monggo, kalau nggak menerima, apa solusi yang lain apa, apakah sewa ataukah beli di tempat lain,”jelas politikus Partai Demokrat (PD) ini.

Namun demikian, Ronny mengatakan semua masih perlu dipertimbangkan, utamanya jika nanti harus sewa atau beli di tempat lain.

“Karena disini kita tidak hanya masalah memikirkan beli di tempat lain, tapi pedagang itu kan gak gampang, ketika pindah lokasi kanwaduh gak laku’, ada ketakutan semacam itu, jadi memang perlu kajian lebih dalam lagi, komunikasi dengan pedagang,”jelasnya.

Menurut Ronny, kondisi semacam itu perlu dikomunikasikan dan dikoordinasikan dengan pedagang. Jangan sampai, kata Ronny, awalnya berniat memberi solusi tetapi malah menimbulkan persoalan yang lain.

“Jadi untuk pembelian lahan pasar sudah kita sediakan anggarannya, intinya silahkan Pemda mengeksekusi,”pungkasnya.