Desa Bomo, Borang dan Karanganyar Terpilih Jadi Percontohan Desa Cinta Statistik di Pacitan

oleh -Dibaca 652 kali
Launcing Desa Cantik di Hall Room Hotel Srikandi oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, yang dirangkaikan dengan acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Long Form SP2020 Kabupaten Pacitan., Kamis (9/6/2022). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Desa Bomo Kecamatan Punung, Desa Borang Kecamatan Arjosari dan Desa Karanganyar kecamatan Kebonagung  terpilih menjadi  percontohan (Pilot Project) sebagai Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pacitan.

Launcing ketiganya berlangsung di Hall Room Hotel Srikandi oleh Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, yang dirangkaikan dengan acara Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Long Form SP2020 Kabupaten Pacitan.

“Kepada desa terkait kita dukung kegiatan ini dan jangan segan belajar ke BPS untuk menyajikan data-data yang baik dan berkwalitas,”kata Bupati, kamis (9/6/2022) seperti dikutip laman Prokopim Pacitan.

Penentuan Desa Bomo, Desa Borang Dan Desa Karanganyar sebagai Desa Cinta Statistik karena ketiga desa tersebut  memenuhi syarat yang ditentukan, salah satunya tertib data administrasi kependudukan.

Dengan penetapan tersebut, ketiga desa ini kedepan akan menjadi desa binaan BPS khususnya terkait data dan statistik. Ini sesuai dengan amanat Perpres nomor 39 tahun 2019 serta Perbup nomor  42 tahun 2021 yang menyatakan BPS merupakan lembaga yang bertugas membina statistik di daerah.

“Direncanakan nanti tahun 2030 kita tidak sensus lagi, kita cukup datanya Dispendukcapil jadi seiring perbaikan data administarsi kita tinggal mengunggah data dari Dispenduk,”kata Bagyo Trilaksono Kepala BPS Kabupaten Pacitan.

Tahun ini, pemerintah melalui BPS akan menggelar sensus penduduk (SP2020) lanjutan. Menjadi sensus lanjutan karena kegiatan 10 tahunan ini sempat tertunda akibat pandemi covid 19 yang mewabah.

Melalui sensus lanjutan ini, Bagyo berharap masyarakat terbuka dengan memberikan jawaban yang jujur dan akurat. Karena data demografi ini penting untuk perencanaan pembangunan.