Cangkrukan di Gemaharjo, Bupati Minta Peternak Waspada PMK, Tapi tak Perlu Khawatir Berlebihan

oleh -Dibaca 415 kali
Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menghadiri kegiatan cangkrukan dengan UMKM, petani, peternak se-Kecamatan Tegalombo, Jumat (3/6/2022). (Foto: Dok. Prokopim Pacitan)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji menghadiri kegiatan cangkrukan dengan UMKM, petani, peternak se-Kecamatan Tegalombo.

Kegiatan itu digelar di rumah kepala desa Gemaharjo, Jumat (03/06/2022). Kegiatan itu merupakan rangkaian ngantor di Kecamatan Tegalombo.

Cangkrukan diisi dengan ngobrol santai diselingi minum kopi serta olahan susu sapi khas Gemaharjo. Dari obrolan ringan ini justru didapatkan hal-hal yang bermanfaat bagi Bupati selaku wakil pemerintah kabupaten dan juga bagi para pelaku UMKM, petani maupun peternak yang hadir disitu.

Bagi Bupati, pengalaman-pengalaman masyarakat pelaku usaha, masalah-masalah serta potensi-potensi usaha yang prospektif merupakan masukan yang sangat penting untuk penentuan kebijakan.

Sedangkan bagi pelaku usaha yang hadir, juga mendapatkan pengetahuan-pengetahuan baru terutama seputar PMK (penyakit mulut dan kuku) yang disampaikan petugas dari Dinas Tanaman Pangan dan Pertanian yang juga hadir dalam cangkrukan tersebut.

Terkait PMK, menurut Mas Aji, secara teknis dinas terkait untuk menyosialisasikan kepada peternak terkait PMK.

 “Kita perlu waspada, tapi ampun terlalu khawatir yang berlebihan,”kata Bupati, mengutip siaran pers Prokopim Pacitan.

Lebih lanjut, Bupati juga mengapresiasi kekompakan para kepala desa se Tegalombo yang ikut juga hadir dalam cangkrukan teesebut.

“Ini budaya yang baik, salah satu desa punya gawe, desa lain nyengkuyung dalam bentuk kehadiran” jelasnya.

Menutup rangkaian ngantor di Kecamatan Tehalombo, Mas Aji dan rombongan melakukan sholat Jumat di Masjid Al Latief Desa Kebondalem.