Sedihnya Muti, CJH Pacitan yang Gagal Berangkat ke Tanah Suci Tahun ini Karena Terbentur Regulasi

oleh -Dibaca 974 kali
Sedihnya Muti, Gagal Berangkat Haji Tahun ini Karena Terbentur Regulasi Pembatasan Usia. (Foto: Sulthan Shalahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Sukacita kembali hadir seiring pembukaan ibadah haji untuk Indonesia pada tahun 2022 ini.

Calon jamaah haji yang berangkat tahun ini merupakan CJH yang harusnya berangkat tahun 2020 lalu, namun tertunda karena pandemi Covid-19. Rata rata mereka telah mendaftar sejak sepuluh hingga sebelas tahun lalu.

Namun demikian, banyak diantara masyarakat yang bersedih karena terhalang regulasi dari kerajaan Arab Saudi.

Hal itu seiring kondisi pandemi saat ini yang membuat Kerajaan Arab Saudi memberlakukan peraturan baru untuk haji tahun 2022 ini. Calon haji harus berumur 65 tahun ke bawah yang bisa menunaikan rukun Islam yang kelima itu.

Salah satunya adalah Muti. Perempuan berusia 75 tahun ini harusnya berangkat tahun ini bersama CJH lain dari Pacitan. Namun karena terhalang regulasi itu, Muti harus tertunda lagi keberangkatannya.

“Perasaannya sedih yak kok gak jadi berangkat (haji) padahal sudah menunggu 11 tahun, saya daftar tahun 2011 lalu, dan tahunya tidak berangkat itu ya saat bulan Ramadhan kemarin,”kata Muti saat ditemui Pacitanku.com baru-baru ini.

Dia berharap regulasi bisa berubah sehingga tahun depan dia bisa berangkat ke tanah suci.

Muti sendiri mendaftar pada 2011 lalu. Dia memilih tetap menunggu sembari berharap tahun depan bisa berangkat beribadah haji.

“Saat tahu (tidak jadi berangkat tahun ini) sedih, menangis di jalan, sampai gimana ya kecewa, iya sudah berharap sekali, sudah siap semua, perlengkapan sudah siap, harapannya bisa ikut tahun depan, kalau ini dipanggil lagi ya berangkat. Kalau tahun depan ya ikut tetap berangkat,”papar nenek dengan 9 cucu dan 3 cicit ini.

Sementara, anak Muti, Else Wahyuni mengatakan untuk menghibur kesedihan ibunya yang gagal berangkat haji tahun ini, Else mengatakan pihak keluarga juga akan memberangkatkan Muti ibadah umrah.

Else juga berharap Pemerintah memberikan pertimbangan khusus agar lansia bisa ikut beribadah haji.

“Harapannya habis ini, mungkin ada wawancara seperti ini bisa mewakili piyantun sepuh mudah-mudahan pemerintah kasih pertimbangan, karena orang tua tidak ada yang lain, prioritasnya ya memang haji, kami berharap bisa ada regulasi yang memihak piyantun sepuh ini berangkat semua,”kata Else.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pacitan Moh Nasim memastikan sebanyak 53 calon jamaah haji Kabupaten Pacitan akan berangkat ke tanah suci pada Senin (6/6/2022) mendatang melalui embarkasi Surabaya.