Antisipasi PMK, Bupati Pacitan Pastikan Jajarannya Monitor Pergerakan Jual Beli Sapi

oleh -Dibaca 462 kali
PERIKSA TERNAK. Petugas dari Pemkab Pacitan memeriksa ternak di kawasan Pasar Pon Pacitan pada Kamis (12/5/2022). (Foto: Sulthan Shalahuddin)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji memastikan Pemkab Pacitan melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian yang menjadi leading sektor peternakan di Pacitan untuk memonitoring pergerakan jual beli sapi dalam upaya mengantisipasi penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak masuk ke Pacitan.

“PMK ini memang meresahkan kita semua dan dampaknya luar biasa, dan Pacitan belum ditemukan PMK, kalau di Jatim sudah banyak, dan itu yang membuat kita harus hati-hati, saya berpesan kepada dinas selalu memonitor pergerakan jual beli sapi,”kata Bupati Aji saat berbincang dengan awak media, Selasa (17/5/2022) di Pacitan.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan salah satu hal yang dilakukan adalah memantau pergerakan sapi-sapi yang beraal dari daerah rawan PMK.

“Sapi-sapi berasal dari daerah rawan atau sudah terindikasi begitu harapannya tidak masuk ke Pacitan, dan ini tidak kerja dari dinas saja tapi seluruhnya, dikawal oleh rekan-rekan kepolisian sehingga Pacitan bisa steril dari penyakit PMK,”jelasnya.

Karena, kata Bupati, jika hewan ternak terjangkit PMK, maka dampaknya besar, bahkan dagingnya ada treatment khusus dan ada tindakan tertentu dari peovinsi dan pusat.

“Yang kedua, itu kalau sampai menjangkiti sapi perah akan menurunkan produksi susu 50 persen, dampaknya ke perekonomian dan sebagainya, sehingga kita wajib berhati-hati, khususnya kepada masyarakat tahu betul masalah ini daerah mana yang rawan untuk dihindari lah mengambil sapi dari sana,”pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.