Pantau ANBK Jenjang SD, Bupati Pacitan Jadi Guru Dadakan

oleh -Dibaca 308 kali
JADI GURU. Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji saat menjadi guru dalam ANBK Rabu kemarin. (Foto: Dok. Humas Pemkab Pacitan)

Pacitanku.com, PACITAN – Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji kembali menjadi guru dadakan. Hal itu terjadi saat melakukan pemantauan pelaksanaam Assesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SD pada Rabu (24/11/2021) kemarin.

Hal inipun seperti ungkapan cinta lama bersemi kembali, jiwa pendidik nampaknya tidak akan lepas dari hati seorang Indrata Nur Bayuaji. Bahkan, ketika sudah menjabat sebagai bupati pun, Bupati masih kelihatan terampil dan luwes dalam mengajar.

Dalam kegiatan pembelajaran dadakan itu, Bupati memberikan pelajaran singkat untuk siswa kelas V SDN Pacitan yang langsung disambut dengan riang oleh anak-anak.

“Teringat masa lalu ketika mengajar di TK,  perasaan senang itu pasti ada cuma memang TK dan SD itu berbeda tapi dasarnya sama. Sebelum ke SDM dan sebagainya, dasarnya harus mempunyai kecintaan  terhadap anak,”kata Bupati mengutip siaran pers Humas Pemkab Pacitan.

Cinta dan senang kepada anak didik menurutnya sangat penting karena dengan cinta dan keikhlasan inilah guru akan mudah  menghadapi metode apapun yang akan diberikan kepada siswa.

Terlebih ditengah kondisi pandemi seperti saat ini guru dituntut kreatif dan inovatif demi tanggung jawabnya mencerdaskan anak bangsa.

Bupati Pacitan didampingi Kepala Dinas pendidikan Daryono, memantau pelaksanaan ANBK jenjang Sekolah Dasar di beberapa lembaga sekolah di Pacitan.

Secara umum menurut Bupati, pelaksanaan berlangsung baik meski diakuinya ada beberapa potensi kendala teknis. Semisal, gangguan listrik atau jaringan internet yang belum merata. Namun demikian persoalan tersebut sudah bisa tertangani dengan baik.

Asesmen Nasional Berbasis Komputer atau ANBK adalah program penilaian terhadap mutu setiap sekolah, madrasah, dan program kesetaraan pada jenjang pendidikan dasar hingga menengah.

Asesmen Nasional bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan berdasarkan informasi akurat di setiap sekolah untuk memperbaiki kualitas belajar-mengajar, yang pada gilirannya akan meningkatkan hasil belajar murid.