Bupati Pacitan Kunjungi Korban Rumah Tertimpa Batu Besar di Desa Bomo

oleh -10183 views
Bupati Pacitan Indartato saat mengunjungi korban rumah tertimpa longsor, Ahad (17/1/2021). (Foto: Istimewa/Dok Kades Bomo)

Pacitanku.com, PUNUNG – Bupati Pacitan Indartato bersama sejumlah jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi korban rumah tertimpa longsor batu besar di Desa Bomo, Kecamatan Punung pada Ahad (17/1/2021).

Diberitakan sebelumnya,rumah dua warga di Kecamatan Punung, masing-masing rumah milik Sogimun dan milik Jarno, keduanya warga RT/RW 02/IV Dusun Bomo, Desa Bomo tertimpa batu besar pada Ahad (17/1/2021) dini hari WIB.

“Pertama saya tumut (ikut, red) prihatin atas bencana (batu besar menimpa rumah warga, red) ini,”kata Bupati Pacitan Indartato seperti dikutip dari laman youtube Humas Pemkab Pacitan.

Baca juga: Rumah Dua Warga Bomo Punung Rusak Tertimpa Batu Besar

Kedua, kata Indartato, dirinya mengapresiasi kerja dari Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan dan masyarakat atas kerjasama dalam menanggulangi bencana tersebut.

“Yang kedua terimakasih kepada ibu Kades, pak Camat dan seluruh warga masyarakat Dusun Bomo yang telah bekerja sama supaya bencana tidak terjadi lagi yaitu apa ya mengurangi batu-batu yang berbahaya di atas itu,”kata Indartato.

Secara khusus, Indartato juga memberikan bantuan kepada para korban peristiwa tersebut dan meminta untuk bersabar atas kejadian itu.“Dan kepada bapak ibu yang kena musibah sabar karena ini ujian Allah SWT,”pungkasnya.

Kejadian itu bermula saat terjadi hujan di kawasan tersebut sejak Sabtu (16/1/2021). Pada Ahad dini hari, batu besar dengan panjang 2 meter dan tinggi 1 meter jatuh dari tebing di atas rumah Sogimun.

Akibatnya, dinding belakang rumah jebol dan perabotan di dalam rumah rusak parah. Tembok dan atap rumah Sogimun pun jebol serta perabotan rumah tangga rusak parah dengan kerugian sekitar Rp200 juta.

Setelah peristiwa tersebut terjadi, pada Ahad pagi, Babinsa, Babinkamtibmas dan Linmas mendatangi lokasi kejadian, selanjutnya gotong royong bersama masyarakat untuk melakukan pembersihan.