Tahun 2020, Indeks Pembangunan Manusia di Pacitan Meningkat 0,34 Persen

oleh -Dibaca 276 kali
Kantor BPS Pacitan. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, PACITAN – Pembangunan manusia di Kabupaten Pacitan mulai tahun 2019 hingga 2020 terus mengalami kemajuan, yang ditandai dengan meningkatnya indeks pembangunan manusia (IPM) Kabupaten Pacitan.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten merilis IPM Kabupaten Pacitan meningkat 0,34 poin, yang mana pada tahun 2019 sebesar 68,16 persen, dan tahun 2020 menjadi 68,39 persen.

“Pembangunan manusia di Pacitan pada tahun 2020 terus mengalami kemajuan. Pada tahun 2019 IPM Pacitan mencapai 68,16 dan selanjutnya pada tahun 2020 mencapai 68,39 atau tumbuh 0,34 persen,”kata koordinator bidang neraca wilayah dan analisis Budi Hartono, saat memaparkan materi tentang IPM dalam kegiatan webinar geliat cinta statistik (Gelatik) 1 BPS Pacitan, baru-baru ini.

Menurut pria yang merupakan statistisi ahli muda ini, angka pertumbuhan IPM di Pacitan terus mengalami peningkatan sejak 2014 lalu.

“Selama periode 2014-2020 IPM Kabupaten Pacitan secara kontinyu terus mengalami peningkatan. Dari 63,81 (2014) meningkat menjadi 68,39 (2020) atau selama periode tersebut tumbuh 7,18 persen,”kata dia.

Atas kondisi itu, Budi mengungkapkan saat ini posisi Pacitan berada di urutan ke 29 di Jawa Timur.

“Capaian ini memposisikan Pembangunan Manusia di Pacitan pada urutan 29 se-Jawa Timur dan masuk dalam kategori sedang,”jelasnya.

Dalam bidang pendidikan, Budi mengatakan pendidikan IPM Pacitan juga meningkat di buktikan rilis hasil sakernas BPS 2020, peluang bersekolah meningkat 0,02 persen. Selain itu, Budi menyebut lama pendidikan mencapai 7,60 persen.

“Komponen pembentukan IPM juga mengalami peningkatan. Bayi baru lahir memiliki peluang untuk hidup hingga 71,94 persen, meningkat 0,17 persen per tahun. Anak-anak usia 7 tahun memiliki peluang bersekolah selama 12,64 persen dan penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata menempuh pendidikan selama 7,60 persen,”pungkasnya.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan