Infrastruktur, Kesehatan Hingga Persoalan Pupuk Dominasi Masukan Warga Kepada Pemkab Pacitan

oleh -Dibaca 311 kali
Bupati Pacitan Indartato usai rapat koordinasi pemukulan kentongan secara serentak pada Selasa (20/10/2020). (Foto: Sulthan Salahuddin/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, PACITAN – Persoalan infrastuktur di Kabupaten Pacitan mendominasi masukan, saran dan kritik warga Pacitan yang disampaikan ke sejumlah kanal yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten Pacitan, baik aplikasi “Wadule Pacitan” maupun call center lainnya.

“Tentang yang paling banyak prosentasenya adalah tentang infrastruktur, utamanya adalah jalan, baik jalan kabupaten, jalan lingkungan maupun jalan yang dikelola Pemerintah Desa (Pemdes),”kata Bupati Pacitan Indartato saat wawancara khusus dengan LPPL Radio Suara Pacitan usai menerima penghargaan nasional pelayanan publik, Rabu (25/11/2020) sore.

Selain infrastruktur, Indartato mengatakan dua persoalan lain yang sering disampaikan warga adalah kesehatan dan pupuk.

“Yang kedua adalah kesehatan, dan akhir-akhir ini yang sering adalah masalah pupuk, yakni kekurangan pupuk,”tandasnya.

Untuk menindaklanjuti berbagai persoalan yang sering disampaikan warga itu, Bupati INdartato memastikan pihaknya segera melakukan koordinasi dengan instansi terkait.

“Saya langsung koordinasi dengan instansi terkait, apakah betul, kalau betul, segera kita tangani, yang perlu dikoordinasikan dengan OPD lain, saya berupaya ke teman-teman (OPD), masukan yang baik maupun tidak baik ini harus kita tangani bersama karena demi pelayanan kita lebih baik,”ujarnya.

Namun demikian, terkait adanya tuntutan masyarakat yang terkadang mengharapkan pelayanan optimal, Indartato mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan kepada masyarakat.

“Ya itu kita memberikan penjelasan seluas-luasnya dengan terbuka apa adanya, bahwa kemampuan kita semua itu ada keterbatasan, baik yang pertama anggaran, SDM, dengan kondisi dan situasi sangat menentukan juga. Saya selalu berharap kepada masyarakat tidak mungkin semuanyabisa dilayani dengan baik, ibarat mengelola rumah tangga, kalau pendapatannnya besar, apa yang diharapkan keluarga itu bisa tercapai, tapi kalau pendapatannya tidak banyak, itu perlu skala prioritas,”paparnya.

Terkait adanya banyak kanal yang disampaikan ke masyarakat, termasuk membagikan nomor teleponnya kepada masyarakat, Indartato menyebut hal itu sebagai bagian dari upaya pelayanan yang lebih baik.

“Tugasnya pemerintah itu kan menyenangan rakyat, dan saya menyadari tidak mungkin bisa menyenangkan semuanya, kami berupaya untuk mencari masukan kritikan dan saran, termasuk pengaduan, supaya pelayanan itulebih baik, intinya kesana,”pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya di Pacitanku.com, Pemkab Pacitan meraih penghargaan dalam Kompetisi Pengelola Pengaduan Pelayanan Publik Tahun 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) RI.

Penghargaan berupa piala “Anggakara Bhirawa 2020” dan piagam penghargaan pemenang instansi pemerintah pengelola dengan dampak terbaik tersebut diterima oleh Bupati Pacitan Indartato dari Kementerian PANRB di Jakarta, Rabu (25/11/2020) di Jakarta.

Pacitan berhasil meraih penghargaan tersebut setelah berhasil mengembangkan inovasi pengelolaan pengaduan melalui aplikasi “Wadule Pacitan” yang dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pacitan dalam mendorong perbaikan pelayanan publik di Pacitan.