Terinspirasi Gunung Limo Pacitan, SBY Luncurkan Tembang di Hari Ulang Tahun Almarhumah Ibu Ani

oleh -13250 views
SBY. (Foto: Screenshoot IG Ani Yudhoyono In Memoriam)

Pacitanku.com, PACITAN – Bertepatan dengan hari ulang tahun almarhumah istri tercinta Ani Yudhoyono yang jatuh pada tanggal 6 Juli 2020 kemarin, Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan keluarga besar melakukan ziarah ke makam almarhumah.

Masih dalam rangka mengenang hari ulang tahunnya, pada hari ini 7 Juli 2020, SBY meluncurkan sebuah tembang berbahasa Jawa yang berjudul “Gunung Limo” melalui akun Instagram “Ani Yudhoyono In Memoriam” (@aniyudhoyono).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Pacitanku.com dari Staf Pribadi Presiden RI Ke-6 Ossy Dermawan, lirik dan nada dari lagu ini diciptakan oleh SBY.

Sementara, musik dan lagu diaransemen dan dinyanyikan oleh musisi lokal berbakat asal Trenggalek, Jawa Timur, Rofik Ali.

Tangkapan layar video clip Gunung Limo. (Foto: Screenshoot IG Ani Yudhoyono In Memoriam)

Sebagai informasi, Gunung Limo merupakan salah satu obyek keindahan alam di Kota Pacitan yang merupakan tempat kelahiran SBY.

Dalam tembang ini, SBY mengenang kembali kenangan manisnya di Gunung Limo bersama teman-teman beberapa kali mendaki Gunung Limo. Bahkan, Gunung Limo pun menyisakan kenangan indah bersama almarhumah Ani Yudhoyono.

“Saya terinspirasi membuat sebuah lagu untuk mengabadikan kenangan manis saya di Gunung Limo tersebut,” ungkap SBY.

Proses pembuatan lagu ini terbilang singkat. Proses mixing lagu dan suara dilakukan di studio sederhana milik Rofik Ali di Trenggalek Jawa Timur. Termasuk video klip dari lagu ini dibuat secara sederhana menggunakan handphone dan dilakukan sepenuhnya oleh Rofik Ali dari kaki Gunung Limo, Pacitan.

SBY sungguh berharap agar masyarakat dapat menikmati tembang Jawa yang diciptakannya ini.

View this post on Instagram

Kemarin, saya dan keluarga besar berziarah ke makam istri tercinta, almarhumah Ani Yudhoyono, bertepatan di hari ulang tahunnya tanggal 6 Juli 2020. Kami semua berdoa semoga Memo senantiasa mendapatkan perlindungan Allah SWT dan bahagia di dunianya. Masih dalam rangka mengenang hari ulang tahun almarhumah, saya meluncurkan sebuah tembang Jawa berjudul “Gunung Limo”. Adapun lirik dan nadanya saya ciptakan dan kemudian diaransemen dan dinyanyikan oleh Rofik Ali @rofiktone_ seorang musisi berbakat asal Trenggalek, Jawa Timur. Gunung Limo merupakan salah satu obyek keindahan alam dari kota Pacitan yang merupakan tempat kelahiran saya. Melalui tembang ini, saya kembali mengenang kenangan manis di Gunung Limo bersama teman-teman masa kecil dan remaja. Gunung Limo pun menyisakan kenangan indah bersama almarhumah Ani Yudhoyono. *SBY* — Yesterday, accompanied by the whole family, I paid a visit to the grave of my beloved wife, the late Ani Yudhoyono. It’s exactly on her birthday, on July 6th 2020. We’re sending our sincerest prayers, wishing that in her realm now, Memo will always be in joy and in the protection of Allah SWT. Still on the remembrance of her birthday, I launched a Javanese song that entitled “Gunung Limo” (Mount Limo). I created all the lyrics and the notes, and a talented musician from Trenggalek, East Java named Rofik Ali did the music arrangement and sang the song. Mount Limo is one of the beautiful natures in my birthplace, Pacitan. Through this song, I recall and reminisce my sweet memories in Mount Limo with my childhood friends. This place also holds special and beautiful memories with the late Ani Yudhoyono. *SBY*

A post shared by Ani Yudhoyono In Memoriam (@aniyudhoyono) on