Upaya Pencarian Satu Korban Terakhir Akibat Terseret Gelombang Perairan Pantai Ngiroboyo Masih Nihil

oleh -215 views
Pasir ombak dan karang Ngiroboyo (Dok.Pacitanku)
Pasir ombak dan karang Ngiroboyo (Dok.Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN — Upaya pencarian satu korban kecelakaan laut (laka laut) terseret gelombang di perairan Pantai Ngiroboyo, Dusun Sambi, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo belum membuahkan hasil.

Satu korban terakhir yang belum ditemukan hingga Selasa (9/6/2020) adalah Putra (14), warga RT 02/ RW 07, Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo.

“Untuk hari kedua (pencarian) ini masih nihil mas (wartawan, red),”kata Kepala Sie Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pacitan, Aswin Rikha Wijaya, saat dikonfirmasi Pacitanku.com pada Senin sore (9/6/2020) di Pacitan.

Sebelumnya, pada Senin (8/6/2020) pagi kemarin, satu korban tenggelam akibat terseret gelombang di kawasan tersebut, yakni Nur Rahmadani (15), warga RT 02/ RW 02, Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo berhasil ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Lebih lanjut, Aswin mengatakan jajaran tim SAR BPBD Pacitan bersama relawan gabungan akan melanjutkan pencarian satu korban terakhir dalam peristiwa pelajar terseret gelombang pada Ahad lalu tersebut.

“Jika cuaca memungkinkan, besok (Rabu) akan kembali melakukan pencarian korban tenggelam tersebut,”tandasnya.

Dalam upaya pencarian tersebut, Aswin mengatakan ada beberapa elemen relawan yang turut serta dalam upaya pencarian, meski belum membuahkan hasil.

“Selain dari BPBD dan Basarnas, terdapat tim dari Kecamatan, Tim Sar MTA, Bagana, PSS dan nelayan setempat yang diterjunkan mas, pagi ini,”pungkasnya.

Aswin juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan menghindari aktivitas di pesisir pantai.

“Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,”pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, tiga remaja yang tengah bermain di tepian pantai Ngiroboyo, tergulung gelombang laut selatan. Peristiwa tersebut menyebabkan satu korban meninggal dunia, satu selamat dan satu lainnya masih dalam proses pencarian.

Ketiga pelajar tersebut atas nama, Nur Rahmadani (15), warga RT.02/ RW 02, Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sehari berselang.

Sementara, satu rekannya, Putra (14), warga RT 02/ RW 07, Dusun Krajan, Desa Widoro, Kecamatan Donorojo belum ditemukan hingga Selasa.

Sedangkan Riyan (14), warga Dusun Krajan Kulon, Desa Kalak, Kecamatan Donorojo, selamat. Satu korban selamat tersebut, berkat bantuan nelayan, yang saat itu melihat ketiganya tengah meminta tolong saat awal kali terseret gelombang.

Peristiwa itu menambah daftar peristiwa laka laut dalam kurun waktu sepekan terakhir. Setidaknya terjadi tiga kali laka laut di perairan Pacitan dan telah mengakibatkan 3 korban meninggal dunia, 2 korban selamat serta 1 masih dalam proses pencarian.

Pewarta: Putro Primanto
Editor: Dwi Purnawan