Berdalih Perbaiki Gas, Kawanan Pencuri Embat 30 gram Emas Milik Pensiunan Guru di Tegalombo

oleh -13812 views
Ilustrasi pencurian. (Foto: Istimewa)

Pacitanku.com, TEGALOMBO – Nasib apes dialami oleh Sayati, seorang pensiunan guru di Dusun Ringin Asri, Desa Tegalombo, Kecamatan Tegalombo.

Pada Kamis (14/5/2020) sore, Sayati kehilangan sejumlah uang tunai dan perhiasan emas miliknya akibat dicuri.

Berdasarkan keterangan Kepala Sie Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Tegalombo, Jatmiko mengatakan pada Kamis sore, sekitar pukul 15.00 WIB mengatakan kediaman korban didatangi empat orang.

Baca juga: Bobol Warung Sembako di Tegalombo, Pelaku Pencurian Ditangkap Warga

Berdasarkan penuturan Sayati kepada Jatmiko, empat orang tersebut berdalih akan memperbaiki regulator gas milik pensiunan guru tersebut.

“Mereka berdalih akan memperbaiki regulator gas, setelah berbincang singkat, dua orang mengantar ke dapur untuk melihat gas dan dua orang beraksi mengambil perhiasan korban, ada gelang, kalung, cincin, kurang lebih ada 30 gram,”kata pria yang akrab disapa Miko ini, saat dikonfirmasi Pacitanku.com, Kamis malam.

Tak hanya menggasak perhiasan milik Sayati, Miko mengatakan uang milik Sayati sejumlah Rp500 ribu juga hilang.

“ATM sudah diblokir dan selain itu, uang korban senilai Rp500 ribu juga hilang,”tandasnya.

Miko mengatakan, setelah peristiwa tersebut, korban langsung melaporkan peristiwa tersebut kepada aparat kepolisian setempat.

Sayati korban pencurian. (Foto: Yahya AR)

Atas kejadian itu, Miko berharap agar masyarakat berhati-hati. “Tetap waspada, jangan mudah percaya kepada orang yang baru dikenal,”pungkasnya.

Terpisah, Kanit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Tegalombo, Bripka Beny membenarkan bahwa korban melapor ke Polsek Tegalombo pada Kamis sore.

“Sayang terlambat dua jam setelah kejadian, saat ini sedang dalam proses penyelidikan kami, modusnya adalah pencurian,”tandas dia.

Beny juga mengharapkan  masyarakat berhati-hati dan selalu waspada agar kejadian tidak menyenangkan itu tidak terjadi.

“Segera melapor apabila ada kejadian kejahatan,”pungkasnya.

Saat ditemui pewarta, Sayati sendiri masih belum bersedia memberikan keterangan lantaran masih syok atas peristiwa yang menimpanya tersebut.

Pewarta: Yahya Ali Rahmawan
Editor: Dwi Purnawan