Satgas COVID-19 Pacitan Tegaskan tak ada Karantina Wilayah

oleh -317 views
Jalan protokol di Pacitan. (Foto: Dok Pacitanku)

Pacitanku.com, PACITAN – Juru bicara satuan gugus tugas (Satgas) percepatan penanganan coronavirus disease 2019 (COVID-19) Pacitan, Rachmad Dwiyanto memastikan tidak adanya karantina wilayah secara global di Pacitan.

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) ini, karantina global atau lockdown merupakan kewenangan pemerintah pusat.

“Di dalam UU Karantina Kesehatan, jelas sekali pemerintah pusat yang memiliki kewenangan untuk melakukan karantina global sebuah wilayah,” kata Rachmad, Jumat (3/4/2020).

Kalaupun dalam beberapa hari ini ada ruas-ruas jalan yang dilakukan ditutup pada jam-jam tertentu, itu sebagai stimulasi agar masyarakat sadar dengan imbauan pemerintah. Utamanya tetap tinggal dirumah melakukan pembatasan jarak atau physical distancing.

“Untuk akses pintu masuk semua masih tetap terbuka, hanya dilakukan pengetatan dan pemantauan. Sehingga alur transportasi untuk logistik ataupun bahan bakar minyak (BBM) masih sangat terbuka tidak ada kendala,” tegasnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk memberikan teguran kepada sejumlah kepala daerah terkait adanya aksi penutupan jalan, yang membuat distribusi logistik terganggu.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi dalam rapat kabinet terbatas mengenai kesiapan pemerintah menghadapi Ramadan dan Idul Fitri 2020. Kepala Negara mengatakan, sebenarnya persiapan ini rutin tiap tahun. Tetapi lantaran pandemik COVID-19, maka agak sedikit berbeda.

Salah satu yang disorot adalah distribusi logistik. Jokowi menegaskan, stok aman. Tetapi distribusi ini yang agak terhambat karena adanya daerah atau wilayah yang menutup akses.

“Saya harapkan Mendagri juga memberi teguran bagi daerah yang memblokir jalan-jalannya agar urusan distribusi logistik ini tidak terganggu,” kata Presiden Jokowi dalam rapat kabinet terbatas, Kamis 2 April 2020.

Tidak disebutkan, daerah mana yang menghambat logistik kebutuhan pokok tersebut. Namun Jokowi mengaku, ada beberapa daerah yang melaporkan ke dirinya terkait kondisi ini.”Saya kemarin mendapat laporan dari 2 daerah urusan beras ini agak terganggu karena jalan-jalan yang ditutup. Tolong kepala daerah diberitahu mengenai ini,” kata Presiden Jokowi.

Pewarta: Yuniardi Sutondo
Editor: Dwi Purnawan