Gubernur Jatim Salurkan Langsung Bantuan Bencana di Kebonagung

oleh
Gubernur Jatim didampingi Indartato saat menyalurkan bantuan bencana di Kebonagung. (Foto: SRW/Pacitanku)

Pacitanku.com, KEBONAGUNG – Gubernur Jawa Timur Soekarwo menyalurkan sejumlah bantuan kepada korban bencana alam di Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan pada Minggu (9/12/2018) pagi.

Selain itu, Pemprov melalui Gubernur Soekarwo juga memberikan uang tunai kepada korban tanah longsor yang melanda di Desa Sidomulyo,Kecamatan Kebonagung, Pacitan.

Disisi lain, Pemprob juga memberikan bantuan berupa relokasi bagi korban terdampak bencana alamtanah longsor di wilayah Kebonagung.

 Pihak Pemprov, seperti dikatakan Soekarwo, saat meninjau bencanaalam di Desa Sidomulyo Kecamatan Kebonagung pada Minggu (9/12/2018) pagi mengatakan pihaknya akan merelokasi rumah korban bencana bagi tiga warga yang terdampak bencana tanah longsor.

Tak hanya itu, pihaknya juga akan memberikan bantuan tiga unit rumah yang untuk proses pengerjaannya dilaksanakan melalui Kodim 0801/Pacitan.

Soekarwo mengunjungi korban tanah longsor di kawasan tersebut didampingi Bupati Pacitan Indartato dan Badan Penanggulangan BencanaDaerah (BPBD) setempat.

Pemprov sendiri menyantuni keluarga korban meninggal dunia akibat tertimbun material longsor yang menimpa pemukiman di Desa Sidomulyo, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan pada Jumat (7/12) malam tersebut.

Pemprov Jatim, menyantuni korban meninggal dunia sebesar Rp5 juta per orang sebagai bentuk ucapan belasungkawa dan berharap agar keluarga yang ditinggalkan tabah menerima cobaan tersebut.

Identitas keempat korban yang masih satu keluarga itu yakni Misgiman (62), Sogirah (46), Bogiyem (72) dan Katminem (58).

Musibah banjir dan tanah longsor, sendiri terjadi karena airsungai meluap akibat tidak mampu menampung debet air sehingga masuk kepemukiman warga di Desa Purwoasri, Desa Kayen dan Desa Kebonagung yang ketinggiannya mencapai 30-50 sentimeter.

Dampaknya, 236 jiwa mengungsi, masing-masing 217 orang dari Dusun Jelok, empat orang dari Dusun Wetih, tiga orang dari Dusun Krajan dan 12orang dari Dusun Jambu. (SRW/RAPP002)