Hujan Deras, Dua Rumah Warga Tulakan Tertimpa Longsor

oleh
TERKENA LONGSOR. TNI bersama warga setempat membersihkan material longsor di rumah Katimin Tulakan, Rabu (28/11/2018). (Foto: SRW/Pacitanku.com)

Pacitanku.com, TULAKAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Tulakan menyebabkan dua rumah milik warga Tulakan terkena bencana alam tanah longsor.

Rumah warga pertama yang tertimpa longsor milik Katimin, warga RT/RW 01/I Dusun Pakel, Desa Losari Kecamatan Tulakan tertimpa tanah longsor pada Rabu (28/11/2018) pukul 08.00 WIB. Tiga jam berselang, sekitar pukul 11.00 WIB, rumah milik Sarpon, warga RT/RW 01/V Dusun Crabak, Desa Jatigunung, Kecamatan Tulakan juga tertimpa longsor.

Menurut keterangan Komandan Rayon Militer (Danramil) 0801/08 Tulakan Kapten Inf Bambang Yulianto Rabu (28/11/2018) sore mengatakan akibat tanah longsor yang menimpa rumah Katimin tersebut mengakibatkan dinding dan atap rumah atau dapur bagian belakang  tertimpa material longsor berupa tanah dan bebatuan.

Awalnya, kawasan tersebut terjadi hujan deras sejak Selasa (27/11/2018) siang hingga Rabu pagi. Dikarenakan kontur tanah yang labil tidak kuat menahan air hujan, terjadi longsor yang mengakibatkan dinding dan atap rumah Katimin tertimbun tanah pada Rabu pagi.

Sementara, untuk rumah Sarpon, Bambang mengatakan konttur tanah yang labil tidak kuat menahan air hujan, sehingga terjadi longsor yang mengakibatkan dinding  rumah tertimbun tanah dan batu.

Lebih lanjut, Bambang mengatakan tidak ada korban akibat bencana tanah longsor tersebut, namun kerugian materi akibat kejadian tersebut mencapai Rp 7 juta untuk rumah Katimin. Sementara kerugian yang dialami Sarpon sejumlah Rp 3 juta.

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar lebih waspada kerena saat ini sudah memasuki musim penghujan,”kata pria yang juga menjabat sebagai Pasi Ops Komando Distrik Militer (Kodim) 0801/Pacitan ini. 

Selain di Tulakan, pada Selasa (27/11/2018) malam juga terjadi beberapa titik tanah longsor. Seperti diinformasikan Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Pacitan, terjadi tebing longsor di titik longsor tahun lalu tepatnya di Tamperan. Longsor menimpa lebih dari separuh jalan dan sempat diberlakukan buka tutup jalan.

Di kawasan tersebut juga terjadi longsor talud pengaman jalan di selatan pos kampling Tamperan sehingga menyumbat selokan air dan memutuskan selang air ke rumah warga. Beruntung, warga bersama Babinsa dan Linmas setempat sigap melakukan kerja bakti membersihkan longsor.

Sementara, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan dalam keterangan persnya pada Rabu (28/11/2018) mengatakan kondisi cuaca di Pacitan berawan dengan  suhu udara 27°c, kelembapan 76 % , kecepatan angin 11 km/jam, angin berhembus dari arah tenggara dengan tinggi gelombang 1,25 hingga 2,5 meter.

“Terpantau cuaca berawan pada siang hari ini yang akan berlangsung hingga menjelang malam  hari nanti di wilayah Kabupaten Pacitan, dan masih berpotensi hujan ringan hingga sedang tidak merata untuk wilayah Kabupaten Pacitan,”demikian imbauan BPBD Pacitan.

“Di imbau untuk tetap selalu waspada terhadap perubahan cuaca secara singkat serta peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang atauombak yang terjadi di sepanjang perairan pantai selatan pulau jawa,”imbuh imbauan tersebut. (SRW/RAPP002)